Merangin, jentik.id – Seorang remaja bernama Fakih (15), warga Desa Pulau Rengas, Kecamatan Bangko Barat, Kabupaten Merangin, dilaporkan hilang setelah terseret arus deras Sungai Batang Merangin (Bangko), Jumat (22/5) sekitar pukul 16.15 WIB.
Peristiwa tersebut kini ditangani tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Bungo, BPBD Kabupaten Merangin, TNI, Polri, tenaga kesehatan, serta dibantu masyarakat setempat.
Informasi yang dihimpun dari BPBD Merangin menyebutkan, kejadian bermula saat korban tengah mandi di sungai bersama sejumlah rekannya. Namun secara tiba-tiba arus sungai membesar dan menjadi deras hingga menyeret tubuh korban.
Warga yang berada di lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan dan melakukan pencarian menggunakan peralatan seadanya dengan menyisir pinggiran sungai.
Namun hingga malam hari korban belum berhasil ditemukan dan dinyatakan hilang tenggelam.
Kepala BPBD Merangin melalui petugas lapangan Raden mengatakan, laporan kejadian diterima Pos SAR Bungo sekitar pukul 17.15 WIB, menerima laporan tersebut tim SAR langsung bergerak menuju lokasi kejadian di Desa Pulau Rengas, Kecamatan Bangko Barat.
“Jarak tempuh dari Pos SAR Bungo ke lokasi sekitar 78,5 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih dua jam,” ujarnya.
Setibanya di lokasi, tim memutuskan menunda pencarian karena kondisi tidak memungkinkan. Selain hari sudah gelap, hujan gerimus ditambah arus Sungai Batang Merangin juga cukup deras sehingga membahayakan proses evakuasi.
Pencarian kembali dilanjutkan pada Sabtu (23/5) pagi. Tim SAR gabungan yang terdiri dari tujuh personel Rescue Pos SAR Bungo, enam personel BPBD Merangin, serta masyarakat setempat menggelar briefing pada pukul 08.00 WIB untuk menentukan strategi operasi pencarian.
Dengan menggunakan perahu karet, tim kemudian melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dan titik-titik yang dicurigai menjadi lokasi korban tersangkut. Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.(asy*)









