TNI AU Kerahkan 2 Hercules, 4,6 Ton Dry Ice Dikirim untuk Picu Hujan Buatan\!

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat Hercules TNI AU dikerahkan untuk mengantar

Pesawat Hercules TNI AU dikerahkan untuk mengantar "dry ice" dari Lanud Halim Perdanakusuma

Jakarta, jentik.id – TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan dua pesawat Hercules untuk mengirimkan 4,6 ton dry ice ke Palembang, Sumatera Selatan, dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Pengiriman ini bertujuan mendukung operasi modifikasi cuaca (OMC) guna membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pusat Penerangan TNI menyampaikan bahwa pengiriman berlangsung pada Minggu (25/10/2026) dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Muhammad Nas, menjelaskan bahwa personel akan menggunakan dry ice tersebut untuk mendukung pembentukan hujan buatan di wilayah terdampak karhutla.

Baca Juga :  PNS, PPPK, dan PPPK Paruh Waktu Mau Jadi Komcad, Ini Penjelasan MenPANRB

TNI AU mengerahkan Hercules A-1339 dan A-1344 dalam misi tersebut. Pesawat A-1339 mengangkut 2.338 kilogram dry ice ke Banjarmasin melalui dua penerbangan. Sementara itu, Hercules A-1344 membawa 1.123 kilogram ke Banjarmasin dan 1.162 kilogram ke Palembang.

Setelah tiba di lokasi, petugas akan menyebarkan dry ice ke awan menggunakan pesawat untuk memicu pembentukan hujan. Upaya ini diharapkan dapat membantu memadamkan titik api dan mengurangi kabut asap akibat karhutla.

Baca Juga :  Guru PPPK Paruh Waktu Berpeluang Jadi Penuh Waktu pada 2027

Nas menegaskan bahwa TNI akan terus menyediakan armada angkut udara untuk mendukung operasi modifikasi cuaca bersama instansi terkait.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengoptimalkan penanganan karhutla, mendorong pembentukan awan hujan, serta mengurangi dampak asap di wilayah terdampak. (nr*)

Berita Terkait

KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum
Dakwaan Silmy Karim Ungkap Uang Klik, Saham Rp 31 Miliar hingga Biaya Kuliah S3
Amran Bongkar Dugaan Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP, Kerugian Capai Rp3,3 Miliar
Amran Bertindak Tegas! 8 Pejabat Bapanas-Bulog Dicopot Buntut Dugaan Penyelewengan Beras SPHP
Kepala BGN Klaim Hemat Anggaran MBG Rp44 Triliun, Tutup 2.000 Dapur Bermasalah
BGN Siapkan Pejabat Daerah Setingkat Kapolres hingga Kapolda, Ini Tugasnya
Mentan Amran Bongkar Dugaan Pengalihan Beras SPHP Jadi Premium di Jakarta Timur
OJK Ingatkan Modus Penipuan Kerja Online hingga Love Scam, Masyarakat Diminta Waspada
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:42 WIB

KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Dakwaan Silmy Karim Ungkap Uang Klik, Saham Rp 31 Miliar hingga Biaya Kuliah S3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Amran Bongkar Dugaan Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP, Kerugian Capai Rp3,3 Miliar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Amran Bertindak Tegas! 8 Pejabat Bapanas-Bulog Dicopot Buntut Dugaan Penyelewengan Beras SPHP

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kepala BGN Klaim Hemat Anggaran MBG Rp44 Triliun, Tutup 2.000 Dapur Bermasalah

Berita Terbaru