Sungai Penuh, jentik.id – Kekosongan kursi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kota Sungai Penuh pascawafatnya almarhum Dhakir Yahya mulai memunculkan sejumlah nama yang digadang-gadang sebagai pengganti.
“Salah satu nama yang kini menjadi perbincangan hangat adalah Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah.
Dalam beberapa pekan terakhir, kalangan kader NasDem dan masyarakat politik di Kota Sungai Penuh ramai membahas peluang Azhar Hamzah untuk memimpin partai tersebut.
Informasi yang berkembang menyebutkan, sejumlah kader dan anggota Fraksi NasDem DPRD Kota Sungai Penuh telah menjalin komunikasi dengan Azhar Hamzah terkait kesediaannya memimpin DPD NasDem.
Partai NasDem merupakan salah satu partai politik yang memiliki dua kursi di DPRD Kota Sungai Penuh hasil Pemilu Legislatif 2024.
Secara nasional, NasDem berakar dari organisasi kemasyarakatan Nasional Demokrat yang dipimpin Surya Paloh.
Partai ini berdiri berdasarkan akta notaris pada 1 Februari 2011 di Jakarta, dideklarasikan pada 26 Juli 2011, dan disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM pada 11 November 2011.
Nama Azhar Hamzah dinilai memiliki rekam jejak politik yang kuat. Sebelum terpilih sebagai Wakil Wali Kota Sungai Penuh, ia telah dua periode dipercaya masyarakat menjadi anggota DPRD Kota Sungai Penuh.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangan kader dalam mendorongnya memimpin partai.
“Pria yang akrab disapa “Kenek” itu juga dikenal luas sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat, insan pers, serta berbagai organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kota Sungai Penuh.
Dikonfirmasi mengenai kabar tersebut, Azhar Hamzah membenarkan adanya komunikasi dari sejumlah kader NasDem dan anggota DPRD Kota Sungai Penuh yang menginginkan dirinya bersedia memimpin DPD NasDem Kota Sungai Penuh.
“Memang benar, beberapa kader NasDem dan anggota DPRD telah berdialog dengan saya serta meminta kesediaan saya untuk menjadi Ketua DPD NasDem Kota Sungai Penuh,” ujar Azhar.
Menurutnya, permintaan tersebut merupakan sebuah kehormatan dan bentuk kepercayaan yang diberikan oleh para kader partai.
“Bagi saya, ini merupakan suatu kehormatan karena dipercaya oleh kader-kader NasDem Kota Sungai Penuh,” katanya.
Meski demikian, Azhar mengaku belum mengambil keputusan. Ia menyebut tawaran tersebut masih dipertimbangkan dan memerlukan pembahasan lebih lanjut.
“Untuk saat ini masih dalam tahap pertimbangan. Tentunya perlu pembicaraan lebih lanjut sebelum saya mengambil keputusan,” tutupnya.
Sementara benarkan oleh Tole Hadiwarso anggota DPRD Kota Sungai Penuh dari partai Nasdem, Ia membenarkan kita telah menjalin berkomonikasi dengan Azhar Hamzah, untuk kesekian jadi ketua Nasdem Kota Sungai, Namun kita masih menunggu jawaban dari Wakil Walikota “tuturnya.(asy*).









