Sungai Penuh,jentik,id- Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Nusa Sakti Sungai Penuh secara resmi melepas ratusan mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Tahun Akademik 2025/2026, Senin (10/8/2026).
“Para mahasiswa akan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat selama kurang lebih dua bulan di sejumlah desa di wilayah Kabupaten Kerinci.
Ketua STIA Nusa Sakti Sungai Penuh, H. Mhd. Ikhasan, mengatakan pelaksanaan Kukerta merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
“Kukerta ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, STIA Nusa Sakti, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Mahasiswa akan berada di desa selama kurang lebih dua bulan,” ujar Ikhasan.
Menurutnya, Kukerta menjadi sarana untuk menjembatani dunia perguruan tinggi dengan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan secara langsung”jelasnya.
“Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat dijadikan pembelajaran bagi mahasiswa untuk meningkatkan kepedulian sosial, sekaligus membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.
Ia menambahkan, melalui Kukerta mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di kampus ke dalam kehidupan nyata.
“Mahasiswa juga dilatih untuk memiliki kepekaan, empati dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat. Di samping itu, kegiatan ini diharapkan membentuk mental yang mandiri, jiwa kepemimpinan serta kemampuan bekerja sama dalam tim lintas disiplin ilmu,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua paket I STIA Nusa Sakti, Efendi, mengatakan sebelum diterjunkan ke lokasi Kukerta, seluruh mahasiswa telah mendapatkan pembekalan sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing.
“Mahasiswa yang mengikuti Kukerta sebelumnya telah kami berikan pembekalan sesuai dengan bidang ilmu yang mereka pelajari.”katanya
“Dengan demikian agar mereka dapat menjalankan program dengan baik selama berada di tengah masyarakat,” ujar Efendi.
Untuk semester genap Tahun Akademik 2025/2026, mahasiswa Kukerta ditempatkan di sejumlah desa di Kabupaten Kerinci, di antaranya Desa Tamia, Desa Batang Merangin, Desa Kebun Baru, Desa Selang Punguk, Desa Lumpur Hilir, Dusun Baru Lempur dan Desa Sungai Hangat.
Selama melaksanakan Kukerta, mahasiswa juga akan mendapatkan pendampingan dari para dosen STIA Nusa Sakti.
“Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan pengabdian berjalan sesuai dengan program yang telah ditetapkan.
Efendi menjelaskan, Kukerta Tahun Akademik 2025/2026 mengusung tema “Penguatan Kapasitas Masyarakat Menuju Desa Berkelanjutan Berbasis Potensi Lokal.”
“Melalui tema ini, kami berharap mahasiswa dapat menggali dan mengembangkan potensi yang ada di masing-masing desa serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya(asy*).









