Sungai Penuh, jentik.id- Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Nusantara Sakti Sungai Penuh menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana (S1) Angkatan XX dan Wisuda Program Studi Administrasi Perkantoran Diploma III (D3) Angkatan XXXIII Tahun Akademik 2025/2026.
Sebanyak 167 lulusan mengikuti prosesi wisuda yang berlangsung khidmat di GOR Kemenangan, Kota Sungai Penuh, Sabtu (29/8/2026).
Prosesi wisuda diawali dengan pembukaan Sidang Senat Terbuka, pembacaan keputusan kelulusan, hingga pelantikan para sarjana dan lulusan diploma oleh Ketua STIA Nusantara Sakti Sungai Penuh, H. Muhammad Ikhsan, SE., MM., bersama Ketua Program Studi, Eka Suptiani, S.Sos., M.Si.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., Walikota Sungai Penuh diwakil Asusten II Rasit, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa, perwakilan LLDIKTI Wilayah X Sumatera Barat dan Jambi Rukman Wijaya, SE. dan jajaran dosen STIA Nusantara Sakti, pimpinan yayasan, serta para orang tua dan keluarga wisudawan.
Bupati Kerinci Monadi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi.
Ia menegaskan bahwa kelulusan bukan merupakan akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk menghadapi dunia kerja dan kehidupan yang penuh dengan tantangan.
“Kemampuan beradaptasi dan kreativitas sangat dibutuhkan. Literasi digital menjadi keterampilan dasar di era teknologi saat ini,” ujar Monadi.
Bupati Kerinci juga mendorong para lulusan STIA Nusantara Sakti Sungai Penuh agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan melalui inovasi serta pemanfaatan teknologi digital.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kerinci terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi dan pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus mempercepat transformasi digital di Kabupaten Kerinci.
Sementara itu, Ketua STIA Nusantara Sakti Sungai Penuh H. Muhammad Ikhsan, SE., MM., dalam laporannya menyampaikan bahwa pada Tahun Akademik 2025/2026, kampus tersebut telah meluluskan sebanyak 167 mahasiswa.
Para lulusan tersebut terdiri dari 153 lulusan Program Sarjana (S1) dan 18 lulusan Program Diploma III (D3).
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini STIA Nusantara Sakti memiliki 164 mahasiswa aktif. Seluruh institusi dan program studi di lingkungan STIA Nusantara Sakti telah mengantongi akreditasi B.
Selain itu, STIA Nusantara Sakti juga telah menjalankan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dengan jumlah mahasiswa aktif sebanyak 20 orang.
Muhammad Ikhsan menegaskan komitmen pihak kampus untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter serta profesionalisme yang baik.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci, Pemerintah Kota Sungai Penuh, LLDIKTI Wilayah X Sumatera Barat dan Jambi, Ketua Yayasan, seluruh dosen, serta para orang tua wisudawan yang telah memberikan dukungan selama proses pendidikan mahasiswa.
Ia berharap seluruh lulusan dapat terus menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta membawa nama baik almamater di tengah masyarakat.
“Kami berharap para lulusan mampu mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, terus meningkatkan kemampuan dan menjaga nama baik STIA Nusantara Sakti di mana pun berada,” ujarnya.
Momentum wisuda Tahun Akademik 2025/2026 tersebut juga menjadi ajang pemberian penghargaan kepada sejumlah lulusan terbaik.
Untuk Program Sarjana (S1) Administrasi Negara, lulusan terbaik diraih oleh Taulan Nawari dengan( IPK 3,83,) disusul Haiza Kulaiza dengan (IPK 3,80) dan Fuji Handayani (IPK 3,77).
serta satu lulusan untuk Program Studi Administrasi Perkantoran Diploma III (D3), lulusan terbaik di antaranya Putri Oktavia dengan ( IPK 3,76,) Gea Aura Chonarid dengan (IPK 3,72,) dan Monalisa dengan (IPK 3,69.)
Para lulusan terbaik tersebut mendapatkan apresiasi khusus dari pimpinan STIA Nusantara Sakti Sungai Penuh.
Rangkaian Sidang Senat Terbuka dan wisuda kemudian ditutup dengan pengucapan janji almamater sebagai simbol komitmen para lulusan untuk mengamalkan ilmu pengetahuan serta menjaga nama baik institusi dan profesi di tengah masyarakat.
(asy*)









