Sungai Penuh, Jentik.id-Program Beasiswa Juara yang dicanangkan Pemerintah Kota Sungai Penuh mendapat sorotan dari Anggota Komisi I DPRD Kota Sungai Penuh, memasuki bulan kedelapan belum dicairkan.
“Pasalnya, hingga memasuki bulan kedelapan tahun anggaran 2026, dana beasiswa tersebut,sebutnya belum juga direalisasikan kepada para penerima.
“Fajran mempertanyakan keterlambatan pencairan program yang diperuntukkan bagi siswa sekolah dasar (SD) tersebut.”tuturnya
“Program Beasiswa Juara sudah memasuki bulan kedelapan, tetapi belum juga terealisasi. Ada apa?” ujar Fajran.
Menurutnya, anggaran yang telah dialokasikan untuk program tersebut mencakup beberapa kategori penerima.
“Untuk Beasiswa Miskin SD, anggaran yang disiapkan sebesar Rp87,5 juta bagi 175 penerima. Kemudian Beasiswa Prestasi SD sebesar Rp90 juta untuk 180 penerima, serta Beasiswa Tahfiz SD sebesar Rp37 juta bagi 74 penerima.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, membenarkan bahwa dana Beasiswa Juara tahun anggaran 2026 hingga kini belum dicairkan.
Saat dikonfirmasi di kantornya, Bovi menjelaskan bahwa pihaknya masih melakukan proses verifikasi terhadap data calon penerima beasiswa.
“Ia sebutnya saat ini kita masih melakukan verifikasi data penerima, sehingga program Beasiswa Juara benar-benar tepat sasaran,” jelas Bovi.
Ia mengatakan, proses verifikasi dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kesalahan dalam penetapan penerima.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar persoalan yang pernah terjadi pada pelaksanaan tahun sebelumnya tidak kembali terulang.
“Keterlambatan ini bertujuan untuk menghindari kesalahan. Kita tidak ingin terulang seperti tahun sebelumnya, karena banyak yang melakukan komplain,” tuturnya.
Bovi memperkirakan seluruh proses verifikasi dapat diselesaikan sehingga penyaluran Beasiswa Juara kepada para penerima dapat dilakukan secara keseluruhan pada Desember 2026.
Dengan demikian, Pemkot Sungai Penuh memastikan proses verifikasi menjadi tahapan penting sebelum dana beasiswa disalurkan, dengan tujuan agar bantuan pendidikan tersebut diterima oleh siswa yang benar-benar memenuhi kriteria.(asy*).









