Sungai Penuh, jentik.id-Program Beasiswa Juara Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh yang dianggarkan dalam APBD Tahun Anggaran 2026 menjadi sorotan Anggota Komisi I DPRD Kota Sungai Penuh, H Fajran.
Fajran mempertanyakan realisasi program unggulan tersebut yang memiliki total anggaran mencapai Rp988,75 juta dengan sasaran 887 penerima.
Menurut Fajran, Program Beasiswa Juara selama ini kerap digaungkan sebagai salah satu program unggulan Pemkot Sungai Penuh. Karena itu, DPRD mempertanyakan sejauh mana program tersebut telah direalisasikan kepada masyarakat.
“Yang kita pertanyakan adalah realisasinya. Jangan sampai hanya menjadi program di atas kertas saja,” ujar Fajran.
Berdasarkan dokumen anggaran yang menjadi acuannya, Beasiswa Juara terbagi dalam delapan kategori penerima, mulai dari peserta didik dari keluarga kurang mampu, siswa berprestasi, hingga penerima beasiswa tahfiz.
Fajran merinci, Beasiswa Miskin SD dialokasikan sebesar Rp87,5 juta untuk 175 penerima. Kemudian Beasiswa Prestasi SD sebesar Rp90 juta untuk 180 penerima dan Beasiswa Tahfiz SD sebesar Rp37 juta untuk 74 penerima.
Pada jenjang SMP, Beasiswa Miskin SMP dialokasikan Rp49,5 juta untuk 66 penerima. Sementara Beasiswa Prestasi SMP sebesar Rp166 juta untuk 222 penerima dan Beasiswa Tahfiz SMP sebesar Rp33,75 juta untuk 45 penerima.
Untuk jenjang SMA, Beasiswa Prestasi dialokasikan Rp45 juta bagi 45 penerima. Sedangkan alokasi terbesar terdapat pada Beasiswa Mahasiswa Miskin, yakni Rp480 juta untuk 80 penerima.
Jika seluruh pos tersebut dijumlahkan, total anggaran mencapai Rp988,75 juta dengan sasaran 887 penerima.
Besarnya anggaran tersebut dinilai perlu disertai transparansi mengenai kriteria penerima, mekanisme penetapan, hingga realisasi penyaluran bantuan. Hal itu penting agar program yang ditujukan untuk mendukung akses dan peningkatan kualitas pendidikan benar-benar tepat sasaran.
Namun, ketika dikonfirmasi mengenai rincian anggaran dan mekanisme penyaluran Beasiswa Juara tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh belum memberikan penjelasan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh terkait realisasi program, daftar penerima, maupun mekanisme penyaluran anggaran Beasiswa Juara Tahun 2026.
Di sisi lain, Pemkot Sungai Penuh sebelumnya memperoleh Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Wilayah Sumatera Tahun 2026 sebagai Terbaik II kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menko Polhukam RI Jenderal (Purn) Djamari Chaniago dan diterima langsung Wali Kota Sungai Penuh Alfin dalam acara yang berlangsung di Hotel Radisson Batam, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu malam (12/8/2026).
Dengan adanya penghargaan tersebut, perhatian terhadap program pendidikan di Kota Sungai Penuh, termasuk Beasiswa Juara, semakin mendapat sorotan publik. Transparansi dan keterbukaan mengenai realisasi anggaran menjadi penting untuk memastikan program tersebut memberikan manfaat sesuai tujuan yang telah ditetapkan.
Redaksi jentik.id tetap membuka ruang bagi Kepala Dinas Pendidikan maupun Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan terkait realisasi, mekanisme penyaluran, serta penggunaan anggaran Beasiswa Juara Tahun 2026.(asy*).









