Dua Warga Hilang Usai Banjir Bandang, SAR Sisir Wilayah Solok

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 22 September 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR melakukan pencarian korban dari bencana banjir bandang di Solok, Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (22/9). ANTARA/HO-SARPadang

Tim SAR melakukan pencarian korban dari bencana banjir bandang di Solok, Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa (22/9). ANTARA/HO-SARPadang

Solok, jentik.id — Tim SAR gabungan masih mencari dua warga yang hilang setelah banjir bandang menerjang Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin (21/9) malam.

Kepala Kantor SAR Padang Abdul Malik mengatakan dua warga yang dilaporkan hilang berjenis kelamin laki-laki. Keduanya yakni Algusral, 59 tahun, dan Dafi, 20 tahun.

Petugas SAR mulai melakukan pencarian sejak Senin malam. Unit Siaga SAR Kabupaten Tanah Datar kemudian bergabung pada Selasa dini hari untuk memperkuat operasi di lokasi bencana.

Data sementara menunjukkan banjir bandang tersebut juga menyebabkan empat warga mengalami luka-luka. Petugas membawa mereka ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Selain itu, tim gabungan telah mengevakuasi 32 warga dari lokasi terdampak.

Baca Juga :  Hilang di Sungai Batang Hari, Pemancing Belum Ditemukan Hingga Hari Kedua

Abdul Malik mengatakan tim terus menyisir sejumlah titik untuk menemukan dua warga yang masih hilang. Petugas juga melibatkan unsur terkait dan masyarakat dalam proses pencarian.

Banjir bandang turut mengganggu akses antara Kota Padang dan Kabupaten Solok. Material berupa pasir, batu, dan lumpur menutup sejumlah ruas jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas dengan normal.

Baca Juga :  LBH Alam Sakti Menjamin Keadilan dan Kepastian Hukum

Di sisi lain, bencana tersebut merusak sejumlah fasilitas pemerintahan dan rumah warga di sekitar Kompleks Perkantoran Bupati Solok, Arosuka.

Bupati Solok Jon Firman Pandu menyebut beberapa kantor mengalami dampak cukup parah. Fasilitas tersebut meliputi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan, Badan Keuangan Daerah (BKD), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), Bapelitbang, serta kawasan DPRD Kabupaten Solok.

Tim gabungan masih melanjutkan pencarian korban sekaligus menangani dampak banjir di sejumlah wilayah terdampak. (nr*)

Berita Terkait

Banjir Bandang Solok Makan Korban, Satu Orang Ditemukan Meninggal
Solok Diterjang Banjir Bandang, Kantor Pemerintah dan Rumah Warga Terdampak
Kopi Kerinci Menuju Panggung Dunia, Wako Alfin Dorong Pasar Internasional
Festival Kopi Kerinci 2026 Berakhir, Monadi Tekankan Masa Depan Kopi Lokal
Retribusi Parkir Sungai Penuh Ditargetkan Rp500 Juta, Turun Dari Target Rp1,2 Miliar
35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti
Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:33 WIB

Dua Warga Hilang Usai Banjir Bandang, SAR Sisir Wilayah Solok

Selasa, 22 September 2026 - 16:51 WIB

Banjir Bandang Solok Makan Korban, Satu Orang Ditemukan Meninggal

Selasa, 22 September 2026 - 15:49 WIB

Solok Diterjang Banjir Bandang, Kantor Pemerintah dan Rumah Warga Terdampak

Senin, 21 September 2026 - 22:10 WIB

Kopi Kerinci Menuju Panggung Dunia, Wako Alfin Dorong Pasar Internasional

Senin, 21 September 2026 - 16:51 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Berakhir, Monadi Tekankan Masa Depan Kopi Lokal

Berita Terbaru

Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Nasional

Rupiah Melemah ke Rp17.879, Investor Menanti Keputusan BI

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:47 WIB