SUNGAI PENUH, jentik.id – Sejumlah warga Kota Sungai Penuh mengeluhkan gangguan kendaraan setelah mengisi Pertalite di SPBU 24.371.46 Kumun. Dua pemilik mobil melaporkan masalah mesin setelah mengisi BBM di lokasi tersebut.
Seorang warga mengisi Pertalite pada Sabtu sebelum berangkat ke Pekanbaru. Saat perjalanan, mobilnya kehilangan tenaga hingga akhirnya mogok.
Mekanik kemudian memeriksa mobil tersebut. Ia menemukan endapan kotoran pekat seperti lumpur pada saringan bahan bakar atau fuel pump.
Keluhan serupa muncul dari seorang aktivis lokal. Ia mengisi Pertalite di SPBU Kumun pada Senin (28/9/2026). Sekitar satu jam kemudian, mobilnya mulai mengalami gangguan mesin.
Pada Rabu (30/9/2026), ia membawa mobil tersebut ke bengkel. Mekanik melihat cairan BBM dalam tangki tampak memutih dan berbeda dari kondisi biasanya.
Dua kejadian dalam waktu berdekatan itu memunculkan dugaan masalah pada kualitas BBM. Namun, warga belum memiliki hasil pengujian yang membuktikan Pertalite dari SPBU tersebut menyebabkan gangguan kendaraan.
Warga Minta Pertamina Periksa Pertalite
Warga meminta Pertamina segera mengambil sampel Pertalite dari SPBU 24.371.46 Kumun. Mereka ingin laboratorium menguji sampel tersebut untuk mengetahui kondisi dan kualitas BBM.
Warga juga meminta Pertamina memeriksa tangki penyimpanan serta sarana distribusi BBM di SPBU jika pemeriksaan menunjukkan adanya masalah.
Langkah tersebut penting untuk mengetahui penyebab gangguan kendaraan dan memberikan kepastian kepada konsumen.
Warga berharap Pertamina segera melakukan pemeriksaan agar persoalan tidak menimbulkan kerugian bagi pengguna kendaraan lainnya.
Hingga berita ini ditulis, manajemen SPBU 24.371.46 Kumun dan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel belum menyampaikan keterangan resmi terkait keluhan warga. (nr*)









