Dua Mobil Mogok Usai Isi Pertalite di SPBU Kumun, Warga Minta Pertamina Bertindak

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 30 September 2026 - 22:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangki Mobil yang telah dibongkar.

Tangki Mobil yang telah dibongkar.

SUNGAI PENUH, jentik.id – Sejumlah warga Kota Sungai Penuh mengeluhkan gangguan kendaraan setelah mengisi Pertalite di SPBU 24.371.46 Kumun. Dua pemilik mobil melaporkan masalah mesin setelah mengisi BBM di lokasi tersebut.

Seorang warga mengisi Pertalite pada Sabtu sebelum berangkat ke Pekanbaru. Saat perjalanan, mobilnya kehilangan tenaga hingga akhirnya mogok.

Mekanik kemudian memeriksa mobil tersebut. Ia menemukan endapan kotoran pekat seperti lumpur pada saringan bahan bakar atau fuel pump.

Keluhan serupa muncul dari seorang aktivis lokal. Ia mengisi Pertalite di SPBU Kumun pada Senin (28/9/2026). Sekitar satu jam kemudian, mobilnya mulai mengalami gangguan mesin.

Baca Juga :  BNI Sungai Penuh Turun Tangan, 20 Paket Bantuan Disalurkan untuk Balita Berisiko Stunting

Pada Rabu (30/9/2026), ia membawa mobil tersebut ke bengkel. Mekanik melihat cairan BBM dalam tangki tampak memutih dan berbeda dari kondisi biasanya.

Dua kejadian dalam waktu berdekatan itu memunculkan dugaan masalah pada kualitas BBM. Namun, warga belum memiliki hasil pengujian yang membuktikan Pertalite dari SPBU tersebut menyebabkan gangguan kendaraan.

Warga Minta Pertamina Periksa Pertalite

Warga meminta Pertamina segera mengambil sampel Pertalite dari SPBU 24.371.46 Kumun. Mereka ingin laboratorium menguji sampel tersebut untuk mengetahui kondisi dan kualitas BBM.

Baca Juga :  Sambut Hari Kemenangan, Pemkot Sungai Penuh Matangkan Persiapan Sholat Ied

Warga juga meminta Pertamina memeriksa tangki penyimpanan serta sarana distribusi BBM di SPBU jika pemeriksaan menunjukkan adanya masalah.

Langkah tersebut penting untuk mengetahui penyebab gangguan kendaraan dan memberikan kepastian kepada konsumen.

Warga berharap Pertamina segera melakukan pemeriksaan agar persoalan tidak menimbulkan kerugian bagi pengguna kendaraan lainnya.

Hingga berita ini ditulis, manajemen SPBU 24.371.46 Kumun dan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel belum menyampaikan keterangan resmi terkait keluhan warga. (nr*)

Berita Terkait

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Badan Geologi Larang Warga Mendekat
Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Peredaran Sabu di Kinali Pasaman Barat
Sidang Roy Suryo Memanas! Minta Jokowi dan Ijazah Asli Dihadirkan, Hakim Ingatkan Jaksa
Kasus Damkar Sungai Penuh Memanas\! Irawadi Desak Kejari Usut 4 PPTK
TNI AD Kerahkan Helikopter MI-17 ke Jambi untuk Bantu Pemadaman Karhutla
Wawako Azhar Hamzah dan IKAPSO Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Tapan
Bawa Liquid Vape Diduga Mengandung Etomidate, Pemuda 25 Tahun Ditangkap Polres Bungo!
Kabut Asap Karhutla Makin Parah, 2.458 Penerbangan di Indonesia Terdampak!
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Badan Geologi Larang Warga Mendekat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Peredaran Sabu di Kinali Pasaman Barat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Sidang Roy Suryo Memanas! Minta Jokowi dan Ijazah Asli Dihadirkan, Hakim Ingatkan Jaksa

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kasus Damkar Sungai Penuh Memanas\! Irawadi Desak Kejari Usut 4 PPTK

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:51 WIB

TNI AD Kerahkan Helikopter MI-17 ke Jambi untuk Bantu Pemadaman Karhutla

Berita Terbaru