Video Kendaraan Rusak Viral, Polres Kerinci Turun Cek BBM di Dua SPBU

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Kerinci memeriksa BBM Pertalite di dua SPBU Sungai Penuh setelah video dugaan kendaraan rusak viral di media sosial.

Polres Kerinci memeriksa BBM Pertalite di dua SPBU Sungai Penuh setelah video dugaan kendaraan rusak viral di media sosial.

SUNGAI PENUH, jentik.id – Polres Kerinci memeriksa kualitas BBM jenis Pertalite di dua SPBU Kota Sungai Penuh. Pemeriksaan ini menyusul video viral yang mengaitkan pengisian BBM dengan dugaan kerusakan kendaraan warga.

Melalui Unit Tipidter Satreskrim, petugas mengecek takaran dan massa jenis (density) BBM untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar yang berlaku.

Pemeriksaan pertama berlangsung di SPBU 24.371.46 Koto Lebu pada Kamis, 1 Oktober 2026, pukul 11.30 WIB. Petugas memeriksa tangki penyimpanan dan mengukur massa jenis Pertalite menggunakan hidrometer khusus.

Hasil pengukuran menunjukkan suhu BBM mencapai 28 derajat Celsius dengan density 0,737. Petugas kemudian membandingkannya dengan tabel density reduction sebesar 0,7474 dan data pengiriman atau Delivery Order (DO) sebesar 0,7480.

Baca Juga :  Sudah Lama Mengabdi, PPPK Paruh Waktu Kerinci Kini Menanti Kepastian Kontrak

Perbandingan tersebut menghasilkan selisih density -0,0006. Angka itu masih berada di bawah batas toleransi 0,005 yang tercantum dalam laporan pemeriksaan.

Petugas melanjutkan pengecekan di SPBU 24.371.20 Pelayang Raya pada Senin, 5 Oktober 2026, pukul 11.50 WIB.

Dalam pemeriksaan ini, petugas mencatat suhu Pertalite sebesar 25 derajat Celsius. Laporan juga mencantumkan angka density 0,20, tabel pembanding 0,7822, dan data DO 0,7330. Petugas melaporkan selisih density sebesar -0,0048.

Namun, angka density 0,20 perlu dikonfirmasi kembali karena tidak selaras dengan angka pembanding yang tercantum dalam laporan.

Baca Juga :  Empat Tahun Tak Diperbaiki, Pemuda Lubuk Suli Tanam Pisang di Tengah Jalan

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, Polres Kerinci menyatakan nilai selisih di kedua SPBU masih berada dalam batas toleransi yang digunakan. Meski demikian, verifikasi data teknis tetap diperlukan untuk memastikan ketepatan kesimpulan mengenai mutu BBM.

Polres Kerinci mengimbau masyarakat Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci agar tetap tenang serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Kepolisian juga mengajak warga melaporkan keluhan terkait BBM atau kerusakan kendaraan agar petugas dapat menindaklanjutinya. Polres Kerinci menyatakan akan terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengawal pelayanan publik. (nr*)

Berita Terkait

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Badan Geologi Larang Warga Mendekat
Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Peredaran Sabu di Kinali Pasaman Barat
Sidang Roy Suryo Memanas! Minta Jokowi dan Ijazah Asli Dihadirkan, Hakim Ingatkan Jaksa
Kasus Damkar Sungai Penuh Memanas\! Irawadi Desak Kejari Usut 4 PPTK
TNI AD Kerahkan Helikopter MI-17 ke Jambi untuk Bantu Pemadaman Karhutla
Wawako Azhar Hamzah dan IKAPSO Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Tapan
Bawa Liquid Vape Diduga Mengandung Etomidate, Pemuda 25 Tahun Ditangkap Polres Bungo!
Kabut Asap Karhutla Makin Parah, 2.458 Penerbangan di Indonesia Terdampak!
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Badan Geologi Larang Warga Mendekat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Peredaran Sabu di Kinali Pasaman Barat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Sidang Roy Suryo Memanas! Minta Jokowi dan Ijazah Asli Dihadirkan, Hakim Ingatkan Jaksa

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kasus Damkar Sungai Penuh Memanas\! Irawadi Desak Kejari Usut 4 PPTK

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:51 WIB

TNI AD Kerahkan Helikopter MI-17 ke Jambi untuk Bantu Pemadaman Karhutla

Berita Terbaru