Demi Dongkrak PAD, DPRD Sungai Penuh Desak Pembenahan Parkir dan Pasar

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Kota Sungai Penuh mendorong pembenahan pengelolaan parkir dan pasar untuk meningkatkan PAD daerah.

DPRD Kota Sungai Penuh mendorong pembenahan pengelolaan parkir dan pasar untuk meningkatkan PAD daerah.

SUNGAI PENUH, jentik.id – DPRD Kota Sungai Penuh mendorong pemerintah kota membenahi pengelolaan parkir dan pasar untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya ini juga bertujuan memperkuat pengawasan, meningkatkan transparansi, dan mencegah kebocoran pendapatan.

Komisi II dan Komisi III DPRD membahas langkah tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Kamis (15/10/2026). Ketua Komisi III, Tole S. Hadiwarso, memimpin rapat bersama Ketua DPRD Hutri Randa, S.Sos., M.M., Sekwan H. Heri Amperawanto, Bapenda, Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta LSM GERAK.

Dalam rapat itu, DPRD meminta Dinas Perhubungan menertibkan seluruh lokasi parkir dan menjalankan pengelolaannya sesuai aturan. DPRD juga meminta instansi terkait menetapkan dasar hukum dan mekanisme pemungutan yang jelas agar petugas dapat mempertanggungjawabkan setiap penerimaan daerah.

Baca Juga :  Sambut Hari Kemenangan, Pemkot Sungai Penuh Matangkan Persiapan Sholat Ied

DPRD mendorong pemerintah kota mengelola sektor parkir dan pasar secara langsung melalui perangkat daerah terkait sesuai ketentuan. Kebijakan ini diharapkan memperkuat pengawasan dan menekan potensi kebocoran PAD.

DPRD turut menyoroti parkir liar dan penataan Pasar Tanjung Bajure. Mereka meminta Dinas Perhubungan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan aktivitas perdagangan.

Selanjutnya, DPRD meminta Dinas Perhubungan bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian mengevaluasi sistem pemungutan PAD. Kedua instansi juga perlu melakukan uji petik langsung untuk mengukur potensi pendapatan dan mencocokkannya dengan hasil pungutan di lapangan.

Baca Juga :  Langkah Transparan! Wako Alfin Serahkan LKPD 2025 ke BPK Jambi

DPRD meminta Bapenda memantau kinerja perangkat daerah pemungut PAD secara berkala. Melalui evaluasi tersebut, pemerintah dapat mengatasi kendala dan menetapkan target penerimaan yang realistis.

DPRD menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi kunci pembenahan parkir dan pasar. Pemerintah kota diharapkan mampu meningkatkan PAD sekaligus memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. (nr*)

Berita Terkait

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Badan Geologi Larang Warga Mendekat
Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Peredaran Sabu di Kinali Pasaman Barat
Sidang Roy Suryo Memanas! Minta Jokowi dan Ijazah Asli Dihadirkan, Hakim Ingatkan Jaksa
Kasus Damkar Sungai Penuh Memanas\! Irawadi Desak Kejari Usut 4 PPTK
TNI AD Kerahkan Helikopter MI-17 ke Jambi untuk Bantu Pemadaman Karhutla
Wawako Azhar Hamzah dan IKAPSO Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Tapan
Bawa Liquid Vape Diduga Mengandung Etomidate, Pemuda 25 Tahun Ditangkap Polres Bungo!
Kabut Asap Karhutla Makin Parah, 2.458 Penerbangan di Indonesia Terdampak!
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Badan Geologi Larang Warga Mendekat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Peredaran Sabu di Kinali Pasaman Barat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Sidang Roy Suryo Memanas! Minta Jokowi dan Ijazah Asli Dihadirkan, Hakim Ingatkan Jaksa

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kasus Damkar Sungai Penuh Memanas\! Irawadi Desak Kejari Usut 4 PPTK

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:51 WIB

TNI AD Kerahkan Helikopter MI-17 ke Jambi untuk Bantu Pemadaman Karhutla

Berita Terbaru