Spanyol Tegas! Tak Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer untuk Serang Iran

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat tempur Amerika Serikat.

Pesawat tempur Amerika Serikat.

Madrid, jentik.id – Pemerintah Spanyol menolak permintaan Amerika Serikat yang ingin menggunakan pangkalan militer di wilayahnya untuk melancarkan serangan terhadap Iran. Madrid menegaskan tidak ingin terlibat dalam operasi militer yang berpotensi memperluas konflik di Timur Tengah.

Pemerintah Spanyol memilih mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan kerja sama internasional. Sikap ini juga sejalan dengan pendekatan sejumlah negara Eropa yang lebih mengutamakan dialog dibanding konfrontasi militer.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez menegaskan bahwa negaranya tidak akan membiarkan wilayahnya dipakai untuk operasi militer yang tidak memiliki mandat jelas dari komunitas internasional.

Baca Juga :  Sosok Misterius Penembak Gala Trump, Dari Insinyur hingga Developer Game Indie

Menurutnya, penggunaan pangkalan militer tanpa dasar hukum internasional dapat memicu eskalasi konflik dan memperburuk situasi keamanan global.

Penolakan tersebut menjadi kendala logistik bagi militer Amerika Serikat. Selama ini, pangkalan militer di Spanyol memiliki posisi strategis sebagai titik transit dan pengisian bahan bakar bagi pesawat militer menuju kawasan Timur Tengah.

Meski mendapat tekanan dari Washington, pemerintah Spanyol tetap mempertahankan keputusannya. Madrid menilai keterlibatan langsung dalam operasi militer berisiko menimbulkan dampak politik dan keamanan bagi negaranya.

Baca Juga :  Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Malaysia, Anwar Ibrahim Ucap Terima Kasih

Selain itu, Spanyol juga khawatir keterlibatan tersebut dapat memicu ancaman keamanan maupun dampak ekonomi jika konflik semakin meluas.

Pemerintah Spanyol kemudian mendorong Uni Eropa untuk mengambil peran lebih aktif dalam meredakan ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran melalui jalur diplomasi.

Melalui sikap ini, Spanyol ingin menegaskan bahwa penyelesaian konflik internasional seharusnya mengutamakan dialog, bukan pendekatan militer. (syam)

Berita Terkait

AI Keliru Beri Intelijen, AS Nyaris Intersepsi Kapal China
Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia
Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang
Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang
Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga
Waspada! Apple Deteksi Ancaman Spyware, Pengguna di 110 Negara Dapat Peringatan
Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran
Iran Tetapkan Syarat untuk Buka Selat Hormuz, Minta Ganti Rugi Perang dari AS
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:45 WIB

Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia

Rabu, 2 September 2026 - 15:01 WIB

Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Waspada! Apple Deteksi Ancaman Spyware, Pengguna di 110 Negara Dapat Peringatan

Berita Terbaru

Keikutsertaan Sri Kartini Alfin dalam penguatan tata kelola PKK, Posyandu, dan Dekranasda di Jakarta.

Sungai Penuh

PKK Sungai Penuh Perkuat Tata Kelola di Jakarta

Senin, 21 Sep 2026 - 21:14 WIB

Arahan Dianda Putra kepada ASN Sungai Penuh untuk meningkatkan disiplin, etos kerja, dan kualitas pelayanan publik.

Sungai Penuh

Disiplin ASN Jadi Kunci Perkuat Pelayanan Publik di Sungai Penuh

Senin, 21 Sep 2026 - 20:13 WIB