Muaro Jambi, jentik.id – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mengajukan revitalisasi 120 sekolah ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah guna mempercepat perbaikan infrastruktur pendidikan.
Langkah ini muncul setelah pemerintah daerah melakukan evaluasi kondisi bangunan sekolah. Dari hasil evaluasi tersebut, banyak sekolah sudah tidak lagi layak untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Selain itu, data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muaro Jambi mencatat sekitar 40 persen sekolah di daerah tersebut mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda.
Kepala Disdikbud Muaro Jambi Kasyful Iman mengatakan pihaknya mengirim proposal perbaikan ke pemerintah pusat sejak November 2025. Melalui usulan ini, pemerintah daerah berharap pusat segera memberi dukungan perbaikan.
“Sebagian sekolah memang membutuhkan perhatian serius. Karena itu, kami mengajukan usulan perbaikan,” ujarnya.
Secara rinci, Pemkab Muaro Jambi mengusulkan revitalisasi 50 SD, 50 SMP, serta 20 TK dan PAUD berdasarkan tingkat kebutuhan perbaikan.
Kasyful menjelaskan sejumlah bangunan mengalami kerusakan pada atap, dinding, dan lantai ruang kelas. Di samping itu, beberapa sekolah juga kekurangan fasilitas penting seperti ruang praktik dan sarana sanitasi.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi mengganggu kegiatan belajar jika pemerintah tidak segera memperbaikinya.
Sementara itu, beberapa sekolah juga menghadapi keterbatasan ruang belajar, sedangkan jumlah siswa terus meningkat setiap tahun.
“Kami berharap pemerintah pusat segera merealisasikan perbaikan sehingga sekolah yang rusak dapat segera digunakan dengan lebih layak,” katanya.
Dengan adanya revitalisasi ini, Pemkab Muaro Jambi berharap kualitas pendidikan meningkat dan siswa dapat belajar di lingkungan yang lebih aman dan nyaman. (nr*)









