Sungai Penuh, jentik.id – Jalan penghubung KM 4 Desa Sungai Ning menuju kawasan Puncak Kota Sungai Penuh, Jambi, mengalami kerusakan serius pada Senin sore (9/3/2026). Sebagian badan jalan amblas hingga mendekati tepi jurang dan membahayakan pengguna jalan.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan aspal retak panjang, sementara tanah penopang di bawahnya sudah longsor ke jurang. Kerusakan bahkan hampir mencapai setengah badan jalan.
Kondisi ini membatasi ruang kendaraan. Pengendara roda dua dan roda empat harus melintas perlahan untuk menghindari kecelakaan.
Jalur tersebut menjadi akses penting yang menghubungkan Kota Sungai Penuh dengan wilayah Tapan, Sumatera Barat. Setiap hari kendaraan pribadi, bus antardaerah, dan truk logistik melewati rute ini.
Seorang warga yang merekam kejadian menjelaskan bahwa permukaan jalan turun cukup dalam dan retaknya terus memanjang. Dalam video itu terlihat sebuah truk besar sempat terperosok karena salah satu rodanya masuk ke bagian jalan yang amblas.
Petugas juga mengerahkan alat berat untuk menangani kerusakan awal sekaligus menjaga jalur agar kendaraan tetap bisa melintas.
Petugas masih menyelidiki penyebab pasti kerusakan tersebut. Namun tanah pegunungan yang labil serta curah hujan tinggi diduga memicu pergerakan tanah di bawah badan jalan.
Petugas Satlantas Polres Kerinci langsung mengatur arus lalu lintas sejak sore hingga malam. Sekitar pukul 21.00 WIB, kendaraan kembali melintas dan arus lalu lintas mulai normal.
Meski demikian, petugas tetap mengimbau pengendara agar berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan KM 4 Puncak Sungai Penuh.
Warga berharap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut secara permanen. Jalur Sungai Penuh–Tapan merupakan akses vital antarprovinsi dan akan semakin ramai menjelang mudik Lebaran. (nr*)









