SUNGAI PENUH, jentik.id – Perumda Air Minum Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh mengimbau pelanggan segera menyiapkan cadangan air bersih. Perusahaan akan menghentikan sementara distribusi air pada Sabtu (6/6/2026).
PLN UP3 Muaro Bungo akan memadamkan listrik untuk pemeliharaan jaringan. Akibatnya, Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perumda Air Minum Tirta Khayangan tidak dapat beroperasi.
Manajemen Perumda menjelaskan bahwa proses pengolahan dan distribusi air bergantung pada pasokan listrik. Ketika listrik padam, pompa dan sistem pengolahan air berhenti bekerja sehingga perusahaan tidak dapat mengalirkan air ke pelanggan.
Berdasarkan pengumuman resmi, perusahaan akan menghentikan distribusi air dengan jadwal sebagai berikut:
- Hari/Tanggal: Sabtu, 6 Juni 2026
- Wilayah: Seluruh pelanggan Perumda Air Minum Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh
- Waktu: Pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB
Perusahaan mengingatkan bahwa waktu pemulihan layanan dapat berubah sesuai kondisi pekerjaan di lapangan. Jika petugas membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan pemeliharaan jaringan, distribusi air juga akan kembali normal lebih lambat.
Karena itu, pelanggan sebaiknya segera menampung air bersih sebelum pemadaman dimulai. Warga dapat mengisi bak mandi, toren, ember, atau wadah penyimpanan lainnya untuk memenuhi kebutuhan selama gangguan berlangsung.
Selain itu, Perumda mengimbau masyarakat menggunakan cadangan air secara hemat. Warga perlu memprioritaskan kebutuhan penting seperti memasak, sanitasi, kebersihan rumah tangga, dan operasional usaha.
Gangguan ini berpotensi menghambat aktivitas rumah tangga, usaha kuliner, laundry, perkantoran, serta sejumlah fasilitas pelayanan publik yang membutuhkan pasokan air setiap hari.
Untuk memperoleh informasi terbaru, pelanggan dapat menghubungi layanan Perumda Air Minum Tirta Khayangan melalui WhatsApp 0813 6684 3615 atau telepon (0748) 21454.
Perumda Air Minum Tirta Khayangan menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan tersebut. Perusahaan juga mengajak masyarakat melakukan antisipasi lebih awal hingga distribusi air kembali normal. (nr*)









