Tel Aviv Luluh Lantak di Rudal Iran

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ledakan rudal Iran di kota Tel Aviv, Israel.

Ledakan rudal Iran di kota Tel Aviv, Israel.

Iran, jentik.id-Ketegangan di kawasan Timur Tengah memasuki fase berbahaya setelah Iran meluncurkan gelombang serangan rudal terbaru yang menghantam wilayah Tel Aviv, pusat ekonomi dan militer penting Israel.

Serangan ini disebut sebagai bagian dari operasi balasan atas aksi militer yang sebelumnya dilakukan oleh Amerika Serikat bersama Israel terhadap fasilitas strategis Iran.

Menurut laporan lapangan, sejumlah rudal yang diluncurkan memiliki karakteristik destruktif tinggi, termasuk penggunaan hulu ledak fragmentasi yang mampu menyebar menjadi beberapa bom kecil sebelum menghantam permukaan.

Dampaknya, ledakan terjadi di beberapa titik sekaligus, memicu kerusakan pada bangunan sipil dan infrastruktur perkotaan.

Setidaknya delapan lokasi dilaporkan terdampak, dengan kerusakan signifikan pada gedung-gedung bertingkat serta fasilitas publik.

Pihak otoritas Israel mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat sebagian rudal yang masuk. Namun, intensitas serangan yang tinggi membuat sejumlah proyektil tetap lolos dan mencapai target.

Baca Juga :  Barack Obama: A Legacy of Progress and Change

Sirene peringatan berbunyi di berbagai wilayah, termasuk kawasan metropolitan dan wilayah selatan, menandakan luasnya cakupan serangan yang dilakukan Iran.

Di sisi lain, Iran menyatakan bahwa target serangan bukanlah warga sipil, melainkan instalasi militer, hanggar pesawat tempur, serta titik-titik konsentrasi pasukan Israel. Klaim ini sekaligus menjadi sinyal bahwa strategi militer Teheran mulai bergeser dari sekadar unjuk kekuatan menjadi operasi yang lebih terarah dan sistematis.

Para pengamat menilai, penggunaan rudal dengan kemampuan pemecahan hulu ledak menjadi beberapa bagian menunjukkan peningkatan signifikan dalam teknologi persenjataan Iran.

Baca Juga :  Ali Khamenei Wafat Iran Bersumpah Membalas

Sistem semacam ini dinilai lebih sulit dihadapi oleh pertahanan udara konvensional karena menciptakan banyak objek sasaran dalam waktu bersamaan, sehingga memperbesar peluang lolosnya serangan.

Eskalasi terbaru ini memperlihatkan bahwa konflik antara Iran dan Israel tidak lagi berada pada level terbatas, melainkan telah berkembang menjadi konfrontasi terbuka dengan potensi dampak regional yang luas. Kekhawatiran pun meningkat bahwa keterlibatan kekuatan besar seperti Amerika Serikat dapat memperluas konflik menjadi perang yang lebih besar dan sulit dikendalikan.

Di tengah situasi yang terus memanas, komunitas internasional menghadapi tekanan untuk segera mendorong de-eskalasi. Namun, dengan intensitas serangan yang terus meningkat dan retorika keras dari kedua pihak, jalan menuju stabilitas tampak semakin jauh dari jangkauan. (*/syam)

Berita Terkait

Trump Sebut AS Kebal Krisis Minyak, Tak Bergantung pada Selat Hormuz
Trump Terang-terangan Incar Minyak Iran, Ketegangan Global Kian Memanas
IRGC Konfirmasi Kematian Komandan AL Iran Alireza Tangsiri Usai Serangan AS-Israel
Perang Iran Picu Ancaman Serius, Bos Migas Dunia Ingatkan Krisis Energi Global
Bus Jemaah WNI Terbakar di Perjalanan ke Madinah, Diduga Berawal dari Ban Pecah
Iran vs AS Kian Panas, USS Abraham Lincoln Diklaim Diserang
Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Malaysia, Anwar Ibrahim Ucap Terima Kasih
100 Agen Mossad Israel Ditangkap Intelijen Iran. Hukuman Gantung Menunggu
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:00 WIB

Trump Sebut AS Kebal Krisis Minyak, Tak Bergantung pada Selat Hormuz

Rabu, 1 April 2026 - 10:00 WIB

Trump Terang-terangan Incar Minyak Iran, Ketegangan Global Kian Memanas

Senin, 30 Maret 2026 - 20:00 WIB

IRGC Konfirmasi Kematian Komandan AL Iran Alireza Tangsiri Usai Serangan AS-Israel

Senin, 30 Maret 2026 - 12:00 WIB

Perang Iran Picu Ancaman Serius, Bos Migas Dunia Ingatkan Krisis Energi Global

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:00 WIB

Bus Jemaah WNI Terbakar di Perjalanan ke Madinah, Diduga Berawal dari Ban Pecah

Berita Terbaru