Ledakan Dahsyat Pabrik Baja PT GWS Sidoarjo Renggut Korban Jiwa

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, jentik.id – Ledakan dahsyat terjadi di pabrik peleburan baja PT Great Wall Steel (GWS) yang berlokasi di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Insiden tragis ini menelan korban jiwa dan sejumlah pekerja mengalami luka-luka.

Hingga Selasa (7/4) sore, jumlah korban tercatat sebanyak lima orang. Rinciannya, satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka berat dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengonfirmasi bahwa seluruh korban telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian ada lima korban, satu meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka berat,” ujarnya.

Baca Juga :  Sambut Hari Kemenangan, Pemkot Sungai Penuh Matangkan Persiapan Sholat Ied

Peristiwa ledakan terjadi pada Senin (6/4/2026) sore di area industri peleburan baja PT GWS. Berdasarkan keterangan awal dari Kapolresta Sidoarjo, Kombes Christian Tobing, insiden bermula saat dua pekerja tengah melakukan aktivitas pemotongan besi tua
.
“Krologis kejadian awalnya ada dua pekerja berinisial P dan J yang melakukan pemotongan material menggunakan las blender. Saat proses berlangsung, tiba-tiba terjadi ledakan dari material yang dipotong,” jelasnya.

Ledakan tersebut diduga berasal dari tekanan atau kandungan berbahaya dalam besi bekas yang dipotong. Akibatnya, serpihan material menghantam para pekerja di sekitar lokasi dan seorang kernet truk eksternal berinisial R dilaporkan meninggal dunia di tempat

Baca Juga :  Bus DAMRI Padang Aro–Pelompek Mulai Jalan, Warga Cukup Bayar Rp8 Ribu

“Duga korban meninggal terkena serpihan ledakan. Sementara korban lainnya mengalami luka serius.

Untuk memastikan penyebab pasti kejadian, aparat kepolisian dari Polresta Sidoarjo bersama tim terkait telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selain itu, tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana dari Kepolisian Negara Republik Indonesia juga diterjunkan guna mengantisipasi kemungkinan adanya bahan berbahaya lain di lokasi.

Penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap secara pasti penyebab ledakan serta mengevaluasi standar keselamatan kerja di area industri tersebut. (am)

Berita Terkait

Menkeu Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Tidak Naik
Kecanduan Judi Online, Pemuda Tega Habisi Ibu Kandung
Media JENTIK.ID MEMBUTUHKAN WARTAWAN DIDAERAH SELURUH INDONESIA.
Harga Plastik Melonjak Tajam! 7 Bahan Alami Ini Jadi Penggantinya
LBH Alam Sakti Menjamin Keadilan dan Kepastian Hukum
Wako Alfin Akui Belum Semua Pandangan Fraksi DPRD Dapat Dijawab
10 Terdakwa Korupsi Pokir PJU DPRD Kerinci Pengadilan Tipikor Jambi Vonis Penjara
BTNKS Sinergi Bersama TNI Jaga Kelestarian Ekosistem Dari Kegiatan Ilegal.
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 14:13 WIB

Menkeu Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Tidak Naik

Kamis, 9 April 2026 - 11:55 WIB

Kecanduan Judi Online, Pemuda Tega Habisi Ibu Kandung

Kamis, 9 April 2026 - 09:58 WIB

Media JENTIK.ID MEMBUTUHKAN WARTAWAN DIDAERAH SELURUH INDONESIA.

Rabu, 8 April 2026 - 22:19 WIB

LBH Alam Sakti Menjamin Keadilan dan Kepastian Hukum

Rabu, 8 April 2026 - 14:03 WIB

Wako Alfin Akui Belum Semua Pandangan Fraksi DPRD Dapat Dijawab

Berita Terbaru

Bisnis

Menkeu Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Tidak Naik

Kamis, 9 Apr 2026 - 14:13 WIB

Daerah

Kecanduan Judi Online, Pemuda Tega Habisi Ibu Kandung

Kamis, 9 Apr 2026 - 11:55 WIB