Polemik APBN Sapi Kurban Presiden, Menag Tegaskan: untuk Semua Lapisan Masyarakat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasaruddin Umar, Menag bersama Gus Ipul, Mensos usai Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (27/5/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Nasaruddin Umar, Menag bersama Gus Ipul, Mensos usai Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (27/5/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

JAKARTA, jentik.id – Menteri Agama Nasaruddin Umar menanggapi polemik penggunaan APBN untuk pengadaan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa kurban memiliki makna sosial yang ditujukan untuk seluruh masyarakat.

Nasaruddin menyampaikan hal itu usai Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (28/5/2026). Ia menekankan bahwa kurban tidak hanya menyasar umat Islam, tetapi juga siapa pun yang membutuhkan.

“Kurban itu untuk semua orang yang membutuhkan, bukan hanya umat Islam,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa ajaran Islam mendorong umat untuk tidak membiarkan orang lain kelaparan, tanpa memandang latar belakang agama.

Baca Juga :  Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Segera Cair, Ini Jadwal dan Besarannya

Nasaruddin juga membandingkan makna Idul Adha dengan Idul Fitri. Menurutnya, Idul Fitri menekankan pemenuhan kebutuhan pangan berbasis karbohidrat melalui zakat fitrah, sementara Idul Adha menekankan pemenuhan protein hewani melalui daging kurban.

“Tujuannya sama, tidak boleh ada orang yang kelaparan saat hari raya,” katanya.

Pemerintah menyalurkan 1.098 ekor sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto. Dari jumlah itu, 598 ekor dikirim ke berbagai daerah, sementara 500 ekor lainnya disalurkan ke lembaga pendidikan dan tokoh masyarakat.

Baca Juga :  Tak Perlu Tunggu Puluhan Tahun? Menhaj Usulkan “War Tiket” Haji

Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, menjelaskan program ini masuk dalam skema Bantuan Kemasyarakatan Presiden (Banpres) yang bersumber dari APBN.

Ia menyebut pemerintah menyiapkan sekitar Rp100 miliar untuk pengadaan hewan kurban tersebut.

“Program ini bertujuan agar masyarakat yang membutuhkan bisa merasakan manfaat kurban,” ujarnya.

Menurut Juri, pemerintah menyalurkan daging kurban kepada masyarakat agar mereka dapat merayakan Idul Adha dengan lebih merata dan layak. (nr*)

Berita Terkait

Harga BBM Naik Lagi! Daftar Terbaru Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo 7 September 2026
Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Menyebar ke Lima Provinsi Jawa dan Sumatera
Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru
Desil Warga Tak Sesuai Kondisi? Komisi X Beri BPS Tenggat 2 Minggu
Purbaya Bertemu Pengusaha Rokok Ilegal, Pilihan Legal atau Diberantas
Ratusan Siswa dan Santri Diduga Keracunan MBG, Kepala SPPG Kalitengah Minta Maaf
Waspada Lowongan Kerja Fiktif! 7.908 Konten Dihapus, Patroli Siber Makin Diperkuat
Iming-iming Kerja Bergaji Tinggi, 8 WNI Diduga Terjebak hingga Masuk Tentara Rusia
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:22 WIB

Harga BBM Naik Lagi! Daftar Terbaru Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo 7 September 2026

Minggu, 6 September 2026 - 16:11 WIB

Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Menyebar ke Lima Provinsi Jawa dan Sumatera

Jumat, 4 September 2026 - 20:22 WIB

Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru

Kamis, 3 September 2026 - 11:32 WIB

Desil Warga Tak Sesuai Kondisi? Komisi X Beri BPS Tenggat 2 Minggu

Kamis, 3 September 2026 - 09:48 WIB

Purbaya Bertemu Pengusaha Rokok Ilegal, Pilihan Legal atau Diberantas

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB