Puluhan Ribu Laporan e-KTP Hilang Setiap Hari, Wamendagri Usul Denda

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamendagri Bima Arya menghadiri Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2027 yang diselenggarakan di Griya Agung, Kota Palembang, Sumsel, Selasa (14/4/2026). Foto: Kemendagri RI

Wamendagri Bima Arya menghadiri Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2027 yang diselenggarakan di Griya Agung, Kota Palembang, Sumsel, Selasa (14/4/2026). Foto: Kemendagri RI

JAKARTA, jentik.id – Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya mengusulkan denda bagi warga yang kehilangan e-KTP. Ia menilai pencetakan ulang KTP yang terlalu sering membebani anggaran negara.

Menurut Bima, banyak warga masih kurang bertanggung jawab saat menjaga KTP dan dokumen kependudukan lainnya. Karena pemerintah tidak memungut biaya cetak ulang, banyak warga menganggap kehilangan KTP sebagai hal biasa.

“Banyak warga kurang bertanggung jawab dalam merawat KTP dan identitas kependudukan lain. Jadi gampang hilang,” ujar Bima dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi II DPR, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga :  Cegah Penyalahgunaan Data, Wako Alfin Pimpin Pemusnahan KTP Rusak

Ia menjelaskan, saat warga kehilangan KTP dan ingin mencetak ulang, mereka tidak perlu mengeluarkan biaya. Kondisi ini membuat beban negara terus bertambah.

Karena itu, Bima meminta pemerintah menerapkan denda atau biaya tertentu bagi warga yang kehilangan KTP. Langkah ini bertujuan agar masyarakat lebih disiplin menjaga dokumen kependudukan.

Baca Juga :  Urus Pindah KTP Antarprovinsi Jadi Lebih Mudah, Ini Panduan Lengkapnya

Menurutnya, aturan tersebut juga bisa mendorong rasa tanggung jawab dan mengurangi biaya cetak ulang yang harus ditanggung negara.

Bima juga menyebut setiap hari ada puluhan ribu laporan kehilangan KTP dari masyarakat.

“Setiap hari ada puluhan ribu laporan kehilangan karena semuanya gratis. Ini juga menjadi beban biaya bagi negara,” tegasnya. (nr*)

Berita Terkait

Harga BBM Naik Lagi! Daftar Terbaru Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo 7 September 2026
Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Menyebar ke Lima Provinsi Jawa dan Sumatera
Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru
Desil Warga Tak Sesuai Kondisi? Komisi X Beri BPS Tenggat 2 Minggu
Purbaya Bertemu Pengusaha Rokok Ilegal, Pilihan Legal atau Diberantas
Ratusan Siswa dan Santri Diduga Keracunan MBG, Kepala SPPG Kalitengah Minta Maaf
Waspada Lowongan Kerja Fiktif! 7.908 Konten Dihapus, Patroli Siber Makin Diperkuat
Iming-iming Kerja Bergaji Tinggi, 8 WNI Diduga Terjebak hingga Masuk Tentara Rusia
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:22 WIB

Harga BBM Naik Lagi! Daftar Terbaru Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo 7 September 2026

Minggu, 6 September 2026 - 16:11 WIB

Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Menyebar ke Lima Provinsi Jawa dan Sumatera

Jumat, 4 September 2026 - 20:22 WIB

Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru

Kamis, 3 September 2026 - 11:32 WIB

Desil Warga Tak Sesuai Kondisi? Komisi X Beri BPS Tenggat 2 Minggu

Kamis, 3 September 2026 - 09:48 WIB

Purbaya Bertemu Pengusaha Rokok Ilegal, Pilihan Legal atau Diberantas

Berita Terbaru

Nurul dan Fares terima kado besti dari Discukcapil Kota Sungai Penuh. (Dok. Ft: Meri)

Pemerintahan

Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:01 WIB

Wako Alfin,SH hadiri Pisah sambut Pedang Pora Polres Kerinci dari AKBP Ramadhanil,SH,S.I.K.MH kepada  AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, SH, S.I.K., M.I.K.salam komando.

Sungai Penuh

Wako Alfin Hadiri Pisah Sambut Tradisi Pedang Pora Kapolres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 18:22 WIB