Ketua Dewan Pers Ajak Pers Jaga Kualitas Informasi di Era Disrupsi Digital

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewas Pers  Komaruddin Hidayat menegaskan pers tetap memegang peran penting dan tidak tergantikan sebagai pengawal kualitas informasi di tengah derasnya arus disrupsi informasi digital dan kemunculan media baru.

Ketua Dewas Pers Komaruddin Hidayat menegaskan pers tetap memegang peran penting dan tidak tergantikan sebagai pengawal kualitas informasi di tengah derasnya arus disrupsi informasi digital dan kemunculan media baru.

Jakarta, jentik.id – Ketua Dewas Pers Komaruddin Hidayat menegaskan pers tetap memegang peran penting dan tidak tergantikan sebagai pengawal kualitas informasi di tengah derasnya arus disrupsi informasi digital dan kemunculan media baru.

Hal tersebut disampaikan Komaruddin saat peringatan World Press Freedom Day 2026 di Jakarta, Minggu (10/5).

Menurutnya, di tengah banjir informasi yang begitu cepat melalui platform digital dan media sosial, masyarakat tetap membutuhkan pers yang mampu menjaga akurasi, verifikasi, serta kualitas informasi.

“Perannya tidak bakal tergusur. Sepanjang zaman, pers itu diperlukan karena dia menjaga gawang, memelihara kualitas informasi,” kata Komaruddin.

Ia mengibaratkan disrupsi informasi digital seperti arung jeram yang penuh tantangan, gelombang, dan bebatuan. Namun, kondisi tersebut justru harus menjadi pemacu semangat bagi insan pers untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pemberitaan.

Baca Juga :  Di Tengah BBM Mahal, Aten Hawadi Pilih Gowes daripada Pakai Mobil Dinas

Komaruddin menilai kehadiran media baru yang kerap menimbulkan kegaduhan informasi tidak seharusnya dianggap ancaman, melainkan tantangan yang dapat memacu adrenalin dan kreativitas insan pers.

“Kalau tidak ada tantangan, tidak mengasyikkan. Tetapi ketika ada tantangan, justru adrenalin terpacu,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya regulasi dan edukasi agar kebebasan informasi tetap terjaga tanpa mengorbankan hak masyarakat memperoleh informasi yang berkualitas dan dapat dipercaya.

“Mari kita regulasi, kita edukasi agar kebebasan itu terjaga, tetapi juga tetap melindungi kebebasan masyarakat untuk mendapat informasi yang berkualitas,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar menilai peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia menjadi momentum penting bagi media untuk terus menjaga profesionalisme dan tanggung jawab sosial di tengah era disrupsi digital.

Menurut Benny, kebebasan pers merupakan bagian dari hak asasi manusia. Namun di tengah derasnya arus informasi saat ini, media dituntut semakin profesional dalam menjalankan fungsi jurnalistiknya.

Baca Juga :  Perkuat Ekosistem Kawasan IKN, Dua Perusahaan Investasi Rp1,2 Triliun

“Pers perlu membentuk dirinya menjadi lebih profesional,” ujarnya di Gedung Dewan Pers, Jakarta.

Ia menambahkan media arus utama masih memiliki keunggulan karena lebih dikenal publik dan mampu menjadi cerminan kondisi masyarakat. Tantangan media saat ini, lanjut Benny, bukan hanya soal kecepatan menyampaikan informasi, tetapi juga bagaimana media menjalankan tanggung jawab sosial untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Media mainstream, online media, maupun media baru memiliki kesamaan, yaitu memberikan upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya.

Benny menegaskan ANTARA sebagai kantor berita nasional memiliki peran strategis dalam menghadirkan informasi yang membantu masyarakat mengambil keputusan secara tepat, baik untuk kepentingan pribadi maupun komunitas.(asy*)

Berita Terkait

KPK Sebut Penanganan Koruptor Sangat Mahal, Negara Tanggung Semua Kebutuhan Tahanan
Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Segera Cair, Ini Jadwal dan Besarannya
Dewan Pers Gelar Fun Walk Bersama Insan Media Dan Menteri HAM Peringati World Press Freedom Day 2026
Urus Pindah KTP Antarprovinsi Jadi Lebih Mudah, Ini Panduan Lengkapnya
Kapolri Mutasi Besar-besaran, 9 Kapolda dan 108  jabatan  Strategis Dilingkung Polisi
Isu PHK PPPK Merebak, Pemerintah Tegaskan Pegawai Tetap Aman
Stop Tren Freestyle Handstand pada Anak, Siswa SD di Lombok Timur Jadi Korban
Purbaya Angkat Bicara soal Dugaan Suap Bea Cukai, Ini Sikapnya
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 21:30 WIB

KPK Sebut Penanganan Koruptor Sangat Mahal, Negara Tanggung Semua Kebutuhan Tahanan

Senin, 11 Mei 2026 - 19:43 WIB

Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Segera Cair, Ini Jadwal dan Besarannya

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:52 WIB

Ketua Dewan Pers Ajak Pers Jaga Kualitas Informasi di Era Disrupsi Digital

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:39 WIB

Dewan Pers Gelar Fun Walk Bersama Insan Media Dan Menteri HAM Peringati World Press Freedom Day 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:16 WIB

Urus Pindah KTP Antarprovinsi Jadi Lebih Mudah, Ini Panduan Lengkapnya

Berita Terbaru