Prabowo Subianto Dan Vladimir Putin Bahas Isu Strategis Kerja Sama 5 Jam.

Internasional

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, jentik.id-–Pertemuan Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow, Senin (13/04/2026), berlangsung intens selama lima jam. Kedua pemimpin membahas penguatan hubungan bilateral di berbagai sektor strategis yang berdampak langsung pada pembangunan kedua negara.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa kedua negara menyepakati penguatan kerja sama jangka panjang, terutama di sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM), termasuk program hilirisasi.

“Disepakati beberapa poin, antara lain kerja sama jangka panjang di sektor ESDM, termasuk ketahanan energi migas dan hilirisasi,” ujar Teddy.

Prabowo dan Putin juga memperluas pembahasan kerja sama di bidang pendidikan, riset dan teknologi, pertanian, serta investasi. Kedua negara mendorong pengembangan sektor industri di Indonesia agar memberikan dampak langsung bagi pembangunan nasional.

Baca Juga :  Hungaria Umumkan, Tangkap Netanyahu sebagai Penjahat Perang

Pertemuan di Istana Kremlin berlangsung dalam dua sesi. Prabowo dan Putin terlebih dahulu menggelar pertemuan bilateral selama dua jam, lalu melanjutkan diskusi empat mata untuk membahas isu strategis.

Teddy Indra Wijaya menegaskan Rusia memiliki posisi strategis dalam percaturan global. Ia menyebut kerja sama Indonesia dengan Rusia semakin relevan di tengah dinamika geopolitik dunia.

Ia menjelaskan Rusia berperan sebagai negara besar dengan status penting di PBB, termasuk sebagai pemegang hak veto dan salah satu pendiri BRICS.

Baca Juga :  Polisi Malaysia Tangkap 9 Perampok Emas, 2 di Antaranya WNI

Teddy juga menyoroti kekuatan sumber daya alam Rusia yang besar, sehingga Indonesia memandang Rusia sebagai mitra penting dalam pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan.

Teddy menyebut hubungan Indonesia–Rusia terus menguat dalam satu tahun terakhir. Ia mencatat Presiden Prabowo dan Presiden Putin telah bertemu sebanyak lima kali dalam berbagai kesempatan.

Ia juga menambahkan bahwa pertemuan terakhir sebelumnya berlangsung pada Desember di Moskow, yang semakin memperkuat komunikasi kedua negara di level tertinggi. (Red/*)

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, Puluhan Orang Terluka dan WNI Diminta Waspada
Jelang Pidato Presiden Filipina, Polisi Temukan Bom Rakitan dan Tingkatkan Pengamanan
Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Tetapkan Darurat Nasional, Ribuan Warga Dievakuasi
Penyebab Kematian Pangeran Arab Saudi di Hotel Mewah London Terungkap, Pengadilan Inggris Buka Fakta Baru
Biaya Perang AS-Iran Tembus Rp671,8 Triliun, Menhan Pete Hegseth Minta Tambahan Dana
Dua WNI Disekap di Myanmar, Kemlu Bergerak Cepat Lacak Lokasi dan Siapkan Penyelamatan
Inggris Resmi Bersiap Punya PM Baru, Andy Burnham Ambil Alih Kepemimpinan
Badai Dahsyat Hantam Prancis, 13.000 Rumah Masih Gelap dan Transportasi Lumpuh
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:40 WIB

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, Puluhan Orang Terluka dan WNI Diminta Waspada

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:12 WIB

Jelang Pidato Presiden Filipina, Polisi Temukan Bom Rakitan dan Tingkatkan Pengamanan

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:20 WIB

Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Tetapkan Darurat Nasional, Ribuan Warga Dievakuasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:54 WIB

Penyebab Kematian Pangeran Arab Saudi di Hotel Mewah London Terungkap, Pengadilan Inggris Buka Fakta Baru

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:55 WIB

Biaya Perang AS-Iran Tembus Rp671,8 Triliun, Menhan Pete Hegseth Minta Tambahan Dana

Berita Terbaru