KUR dan BPJS Perkuat Nelayan Malut

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halmahera Timur, jentik.id–Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, mendorong sekitar 36 ribu nelayan di wilayahnya untuk segera memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan BPJS Ketenagakerjaan. Ia menegaskan kedua program ini menjadi kunci untuk memperkuat modal usaha sekaligus memberikan perlindungan kerja bagi nelayan yang setiap hari menghadapi risiko tinggi di laut.

Sherly menyampaikan hal tersebut saat sosialisasi program KUR di Halmahera Timur. Dalam kegiatan itu, ia mengajak nelayan untuk mulai mengakses pembiayaan perbankan agar usaha mereka berkembang lebih cepat dan mandiri.

36 Ribu Nelayan Jadi Fokus Penguatan Ekonomi

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan jumlah nelayan di Maluku Utara mencapai sekitar 36 ribu orang. Namun, pemerintah daerah hanya mampu menyalurkan sekitar 200 unit kapal setiap tahun melalui Dinas Kelautan dan Perikanan. Kondisi ini membuat banyak nelayan belum memperoleh dukungan sarana secara langsung dari pemerintah.

Baca Juga :  BTNKS Sinergi Bersama TNI Jaga Kelestarian Ekosistem Dari Kegiatan Ilegal.

Karena itu, Sherly menekankan pentingnya pemanfaatan KUR sebagai solusi permodalan. Ia meminta nelayan tidak hanya bergantung pada bantuan alat tangkap atau kapal, tetapi juga membangun kemandirian usaha melalui akses pembiayaan yang lebih luas.

“Jumlah nelayan kita sekitar 36 ribu orang, sementara pemerintah hanya bisa menyalurkan sekitar 200 kapal per tahun. Karena itu, KUR harus dimanfaatkan sebagai solusi permodalan,” ujar Sherly.

KUR Jadi Solusi Kemandirian Usaha Nelayan

Ia menegaskan pemerintah daerah memiliki keterbatasan dalam memenuhi seluruh kebutuhan sarana dan prasarana nelayan. Dengan memanfaatkan KUR, nelayan dapat meningkatkan kapasitas usaha, memperbesar hasil tangkapan, dan memperkuat kesejahteraan keluarga.

Baca Juga :  Syarif Fasha Turun Langsung, Awasi Pasokan BBM Jelang Idulfitri 1447 H

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Risiko Nelayan

Selain pembiayaan, Sherly juga mendorong nelayan mengikuti BPJS Ketenagakerjaan. Ia menilai pekerjaan nelayan memiliki risiko tinggi sehingga membutuhkan perlindungan sosial yang kuat dan berkelanjutan.

Sherly menjelaskan BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan ketika terjadi kecelakaan kerja atau risiko lain saat melaut. Ia meminta nelayan segera mendaftar agar tidak bekerja tanpa jaminan keselamatan yang memadai.

Target: Nelayan Mandiri dan Sektor Perikanan Modern

Melalui penguatan akses KUR dan perlindungan BPJS, Pemerintah Provinsi Maluku Utara menargetkan peningkatan kemandirian ekonomi nelayan. Pemerintah juga mendorong transformasi sektor perikanan agar lebih modern, produktif, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.(am/*)

Berita Terkait

Hilang di Sungai Batang Hari, Pemancing Belum Ditemukan Hingga Hari Kedua
Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI, Sungai Penuh Siap Wujudkan Kota Bersih dan Sejuk.
Warga Desak Pencabutan Zona Merah, DPRD dan Pemkot Jambi Sepakat Kirim Surat ke Presiden
Antrean Mengular Sejak Pagi, Nasabah Bank Jambi Kesulitan Tarik Uang
Stop Budaya Mewah! Pemkab Kerinci Wajibkan Perpisahan Sekolah Sederhana
Wako Alfin Terima WTP ke-14, Sungai Penuh Kembali Tunjukkan Kinerja Keuangan yang Transparan
Akhir Pencarian 4 Hari, Tim SAR Temukan Guru Hanyut Sejauh 19 Kilometer
Pemkot Jambi Kaji Retribusi Kabel Utilitas, PAD Baru Berpeluang Mengalir
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:25 WIB

Hilang di Sungai Batang Hari, Pemancing Belum Ditemukan Hingga Hari Kedua

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:45 WIB

Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI, Sungai Penuh Siap Wujudkan Kota Bersih dan Sejuk.

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:08 WIB

Warga Desak Pencabutan Zona Merah, DPRD dan Pemkot Jambi Sepakat Kirim Surat ke Presiden

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:15 WIB

Antrean Mengular Sejak Pagi, Nasabah Bank Jambi Kesulitan Tarik Uang

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:12 WIB

Stop Budaya Mewah! Pemkab Kerinci Wajibkan Perpisahan Sekolah Sederhana

Berita Terbaru

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Foto: Istimewa

Nasional

Purbaya Kaget Sidak Tanjung Priok, Ribuan Kontainer Tertahan

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:31 WIB