Dugaan Penipuan Investasi Cafe dan Biliar, Puluhan Juta Rupiah Dilaporkan Raib

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilik Juanda Cafe dan Biliar, Juanda Fromika, dilaporkan ke Polres Kerinci atas dugaan tindak pidana penipuan

Pemilik Juanda Cafe dan Biliar, Juanda Fromika, dilaporkan ke Polres Kerinci atas dugaan tindak pidana penipuan

SUNGAI PENUH, jentik.id – Pemilik Juanda Cafe dan Biliar, Juanda Fromika, dilaporkan ke Polres Kerinci atas dugaan penipuan terkait investasi usaha. Seorang investor berinisial PA (28) melapor karena mengaku mengalami kerugian setelah menanamkan modal.

Polres Kerinci menerima laporan bernomor STTPL/B/60/V/2026/SPKT/POLRES KERINCI/POLDA JAMBI pada 25 Mei 2026. Penyidik kini menangani kasus tersebut dan melakukan penyelidikan.

Kuasa hukum pelapor, Irawadi Uska, SH, MH, mengatakan pihaknya mendampingi satu korban yang sudah melapor. Ia menyebut enam korban lain juga akan melapor dalam waktu dekat.

“Saat ini baru satu korban yang melapor. Dalam waktu dekat akan menyusul enam korban lainnya, sehingga total ada tujuh korban yang kami dampingi,” kata Irawadi, Sabtu (6/6/2026).

Baca Juga :  Safari Ramadan di Kerinci, Wako Alfin Dampingi Gubernur Alharis di Masjid Al Falah

Ia menyebut total kerugian tujuh korban mencapai sekitar Rp620 juta. Menurutnya, penyidik juga telah memeriksa para korban.

Irawadi menjelaskan para korban tertarik berinvestasi karena tawaran keuntungan dari usaha tersebut. Namun, mereka tidak menerima hasil sesuai kesepakatan awal.

“Kami menduga ada praktik penipuan berkedok investasi. Karena itu, kami menempuh jalur hukum agar para korban mendapat kepastian hukum,” ujarnya.

Ia menegaskan pihaknya menghormati asas praduga tak bersalah dan menyerahkan pembuktian kepada penyidik.

Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Very Prasetyawan, membenarkan laporan tersebut. Ia mengatakan laporan masuk pada akhir Mei 2026 dan penyelidikan masih berjalan.

“Pelapor berinisial PA, sedangkan terlapor berinisial JR,” ujarnya.

Polisi mencatat sementara ada lima korban dengan total kerugian sekitar Rp460 juta.

Baca Juga :  Viral! Pedagang Sayur di Sungai Penuh Ngamuk, Dagangan Dihamburkan

Very menjelaskan kasus ini bermula dari kerja sama investasi pengadaan meja biliar. Investor dijanjikan keuntungan lima persen dari modal yang mereka tanamkan.

“Keuntungan sempat dibayarkan selama tiga bulan. Setelah itu pembayaran berhenti dan pelapor akhirnya melapor ke polisi,” katanya.

Kapolres Kerinci, AKBP Ramadhanil, juga membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menegaskan penyidik masih mengumpulkan bukti untuk memastikan unsur pidana.

“Penyelidikan masih berjalan dan kami terus mengumpulkan alat bukti,” ujarnya.

Juanda Fromika mengakui bahwa ia dilaporkan ke polisi, namun ia membantah tuduhan investasi bodong.

“Kami tidak menjalankan investasi bodong. Usaha kami nyata dan sudah lama berjalan, yaitu cafe dan biliar,” ujarnya. (nr*)

Berita Terkait

KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Pemalang dan Enam Saksi Terkait Kasus Pemerasan
KPK Periksa Delapan Saksi Kasus Korupsi BNPB, Tujuh dari Pihak Swasta
Laka Lantas Truk Molen Diduga Rem Blong  Di Bekasi 6 Orang Tewas, 6 Luka-luka
Cegah Penyalahgunaan Narkoba Kapolri Larangan Polisi Gunakan Rokok Elektrik
KPK Cegah Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke Luar Negeri dalam Kasus Bea Cukai
Kapolda Jambi Instruksikan Seluruh Kapolres Petakan Wilayah Rawan PETI
Ibu Kandung Ditemukan Meninggal, Anak yang Berstatus Polisi Kini Ditahan
Ladang Ganja Seluas 18 Hektare Terungkap di Aceh Utara, BNN Amankan Empat Orang
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:41 WIB

KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Pemalang dan Enam Saksi Terkait Kasus Pemerasan

Senin, 2 November 2026 - 17:14 WIB

KPK Periksa Delapan Saksi Kasus Korupsi BNPB, Tujuh dari Pihak Swasta

Senin, 2 November 2026 - 09:56 WIB

Laka Lantas Truk Molen Diduga Rem Blong  Di Bekasi 6 Orang Tewas, 6 Luka-luka

Senin, 2 November 2026 - 05:45 WIB

Cegah Penyalahgunaan Narkoba Kapolri Larangan Polisi Gunakan Rokok Elektrik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:39 WIB

KPK Cegah Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke Luar Negeri dalam Kasus Bea Cukai

Berita Terbaru