Pemkot Jambi Kaji Retribusi Kabel Utilitas, PAD Baru Berpeluang Mengalir

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Jambi mengkaji penataan kabel utilitas semrawut dan menyiapkan regulasi serta jaringan bawah tanah untuk mempercantik kota.

Pemkot Jambi mengkaji penataan kabel utilitas semrawut dan menyiapkan regulasi serta jaringan bawah tanah untuk mempercantik kota.

JAMBI, jentik.id – Pemerintah Kota Jambi mulai menyusun langkah penataan kabel utilitas yang semrawut di sejumlah ruas jalan. Selain memperbaiki estetika kota, program ini juga berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi pemanfaatan bahu jalan.

Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan pihaknya telah meminta OPD terkait melakukan kajian menyeluruh mengenai penataan kabel utilitas. Dalam sepekan terakhir, pemerintah membahas berbagai opsi untuk mencari solusi jangka panjang atas persoalan kabel yang menjuntai di sejumlah titik kota.

Menurut Maulana, Pemkot Jambi juga mempelajari sistem penataan kabel utilitas yang telah diterapkan sejumlah daerah lain dan dinilai berhasil.

“Kita bisa belajar dari Bekasi atau kota-kota lainnya untuk persoalan ini,” ujarnya, Minggu (31/5/2026).

Baca Juga :  Lindungi Pelaku Usaha dari Risiko Kerja, Pemkot Sungai Penuh Dorong KDKMP Masuk BPJS Ketenagakerjaan.

Potensi Tambah PAD

Selain mempercantik wajah kota, Maulana menilai keberadaan jaringan utilitas dapat memberikan kontribusi bagi PAD. Namun, hingga kini Pemkot Jambi belum dapat memungut retribusi karena belum memiliki peraturan daerah yang mengaturnya.

Ia menjelaskan sejumlah daerah sudah menerapkan retribusi pemanfaatan bahu jalan untuk pemasangan kabel utilitas dan memperoleh tambahan pendapatan daerah dari kebijakan tersebut.

“Pembayaran retribusi kabel utilitas bisa menjadi sumber PAD. Namun saat ini kami belum memiliki payung hukum untuk menerapkannya,” katanya.

Dorong Jaringan Kabel Bawah Tanah

Ke depan, Pemkot Jambi menargetkan seluruh jaringan utilitas beralih ke sistem bawah tanah. Langkah itu dinilai dapat meningkatkan keindahan kota sekaligus mengurangi risiko yang ditimbulkan kabel udara.

Baca Juga :  Pasar Bungur Bungo Dilalap Si Jago Merah, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Untuk mewujudkan program tersebut, pemerintah membuka peluang kerja sama dengan investor yang berminat membangun jaringan utilitas bawah tanah di Kota Jambi.

“Kami akan mencari investor untuk membangun jaringan bawah tanah. Nantinya seluruh kabel tidak lagi berada di udara,” tegas Maulana.

Saat ini, kabel utilitas yang tidak tertata masih terlihat di berbagai sudut Kota Jambi. Kondisi tersebut kerap memicu keluhan warga karena mengganggu pemandangan kota dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. (nr*)

Berita Terkait

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti
Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A
Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya
Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, Warga Keluhkan Gejala ISPA
Semeru Erupsi dan Luncurkan Lava Pijar Saat Kawasan TNBTS Masih Terbakar
Paripurna Anggaran Berujung Adu Jotos, Ketua DPRD Ende Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:45 WIB

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 12:28 WIB

Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A

Senin, 7 September 2026 - 10:13 WIB

Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ

Senin, 7 September 2026 - 08:47 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Kursi Menkeu Purbaya di serahkan pada Suahsil.

Ekonomi

Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:28 WIB

Nurul dan Fares terima kado besti dari Discukcapil Kota Sungai Penuh. (Dok. Ft: Meri)

Pemerintahan

Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:01 WIB