Akhir Pencarian 4 Hari, Tim SAR Temukan Guru Hanyut Sejauh 19 Kilometer

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad korban hanyut di Sungai Batang Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Selasa (2/6/2026) dini hari. Korban bernama Sutrisno (58) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah empat hari pencarian dan selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad korban hanyut di Sungai Batang Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Selasa (2/6/2026) dini hari. Korban bernama Sutrisno (58) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah empat hari pencarian dan selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

SOLOK SELATAN, jentik.id – Tim SAR Gabungan menemukan Sutrisno (58), guru yang hanyut di Sungai Batang Sangir, Jorong Sinuek, Nagari Dusun Tangah, Kecamatan Sangir Batang Hari, Selasa (2/6/2026) dini hari.

Tim menemukan korban sekitar pukul 04.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia setelah empat hari pencarian.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, menyebut tim menemukan korban sekitar 19 kilometer dari lokasi awal kejadian.

“Pada hari keempat pencarian, Tim SAR Gabungan menemukan Sutrisno dalam kondisi meninggal dunia. Kami langsung mengevakuasi dan menyerahkan jenazah ke pihak keluarga,” ujarnya.

Baca Juga :  Lima Anggota Polri Dijatuhi PTDH, Polda Jambi Tegaskan Penegakan Kode Etik

Hanyut Saat Memasang Pukat

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (30/5/2026) sore ketika Sutrisno, warga Kecamatan Sangir Balai Janggo, memasang pukat di Sungai Batang Sangir.

Ia kehilangan keseimbangan dan terseret arus sungai yang deras.

Rekannya, Jon, sempat mencoba menolong, namun arus kuat membuat upaya tersebut gagal.

Warga kemudian melakukan pencarian awal sebelum melaporkan kejadian itu ke Kantor SAR Padang.

Operasi SAR Ditutup

Tim SAR Gabungan mengakhiri operasi setelah menemukan korban pada pukul 05.00 WIB dan melakukan koordinasi bersama seluruh unsur terkait.

Baca Juga :  RSUD Raden Mattaher Amankan Stok Obat, Siap Layani Pasien Saat Ramadan

Abdul Malik menyatakan tim menghentikan operasi karena target pencarian sudah ditemukan.

Selama proses pencarian, tim mengerahkan perahu motor, perahu rafting, Rescue Carrier, serta perlengkapan evakuasi, medis, dan komunikasi.

Operasi ini melibatkan TNI, Polri, BPBD, Brimob, pemerintah nagari, pihak kecamatan, dan masyarakat setempat.

Meski menghadapi kendala sinyal komunikasi dan arus sungai yang deras, tim tetap melanjutkan pencarian hingga hari keempat dan berhasil menemukan korban.

Abdul Malik mengapresiasi kerja sama seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi tersebut. (nr*)

Berita Terkait

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti
Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A
Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya
Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, Warga Keluhkan Gejala ISPA
Semeru Erupsi dan Luncurkan Lava Pijar Saat Kawasan TNBTS Masih Terbakar
Paripurna Anggaran Berujung Adu Jotos, Ketua DPRD Ende Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:45 WIB

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 12:28 WIB

Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A

Senin, 7 September 2026 - 10:13 WIB

Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ

Senin, 7 September 2026 - 08:47 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Kursi Menkeu Purbaya di serahkan pada Suahsil.

Ekonomi

Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:28 WIB

Nurul dan Fares terima kado besti dari Discukcapil Kota Sungai Penuh. (Dok. Ft: Meri)

Pemerintahan

Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:01 WIB