SUNGAI PENUH, Jentik.Id — Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, melakukan audiensi langsung dengan Wakil Menteri Kesehatan RI di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia guna memperkuat sektor kesehatan daerah.
Langkah Wako ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan masyarakat sehat dan produktif, sejalan dengan arah pembangunan kesehatan nasional dalam RPJMN 2025–2029 menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam audiensi tersebut, Wako Alfin didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh Gunardi, Direktur RSUD Mayjen H.A. Thalib Debi Zartika, perwakilan Bappeda, serta Kepala Bagian Prokopim Suharyadi dan rombongan Pemerintah Kota Sungai Penuh disambut jajaran Kementerian Kesehatan di Jakarta, Selasa (14/04/2026).
Pada kesempatan itu, Alfin memaparkan sejumlah rencana strategis bidang kesehatan yang telah dan akan dilaksanakan oleh Pemkot Sungai Penuh. Ia juga menyampaikan berbagai usulan dukungan dari pemerintah pusat, terutama terkait sarana dan prasarana kesehatan.
“Pemkot Sungai Penuh sangat berharap adanya dukungan berupa alat kesehatan untuk RSUD dan puskesmas, serta penambahan tenaga dokter spesialis,” ujar Alfin.
Selain itu, ia juga mengusulkan penambahan kuota kepesertaan BPJS Kesehatan guna memperluas jaminan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Menurutnya, dukungan pemerintah pusat sangat penting dalam memperkuat sistem layanan kesehatan di daerah, mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah.
“Apa yang kami sampaikan ini semata-mata untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dengan kondisi keterbatasan anggaran daerah saat ini, dukungan Kementerian Kesehatan sangat dibutuhkan, khususnya dalam pemenuhan fasilitas dan tenaga medis,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, pihak Kementerian Kesehatan RI mengapresiasi langkah proaktif Pemkot Sungai Penuh dan menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti berbagai usulan yang disampaikan.
Diharapkan, hasil audiensi ini dapat segera direalisasikan guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang merata dan berkualitas di Kota Sungai Penuh.
Melalui pertemuan ini, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.(Red/*).









