Viral di LCC MPR, Josepha dari Pontianak Ditawari Beasiswa S1 ke China

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Josepha Alexandra, Siswi Kelas XI SMA Negeri 1 Pontianak peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR tahun 2026. Foto: Dok. Istimewa

Josepha Alexandra, Siswi Kelas XI SMA Negeri 1 Pontianak peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR tahun 2026. Foto: Dok. Istimewa

PONTIANAK, jentik.id – Siswi kelas XI SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra, mendapat undangan ke MPR RI usai mengikuti Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat, Selasa (12/5/2026).

Dalam ajang tersebut, Josepha sempat menjadi sorotan publik karena mempertahankan jawaban yang ia yakini benar meski juri sempat menyalahkan. Aksi itu kemudian viral dan menarik perhatian luas.

Josepha datang ke MPR RI bersama pihak sekolah, yakni Kepala Sekolah Indang Maryati, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Rio Pratama, dan guru pembimbing Heni.

Baca Juga :  Gegara Penilaian Kontroversial, MPR RI Copot Juri dan MC LCC Empat Pilar Kalbar

“Yang mendampingi ada kepala sekolah, waka humas, dan guru pembimbing,” ujar Josepha.

Selain mendapat undangan ke MPR RI, Josepha juga menerima tawaran beasiswa S1 ke China dari anggota DPR/MPR RI Rifqinizamy Karsayuda.

Tawaran tersebut mencakup biaya pendidikan penuh serta peluang ikatan kerja setelah lulus di berbagai perusahaan multinasional.

Baca Juga :  Kasus Ponografis Dimensos Terhadap Anak Masuk Abang Batas Mengkuatirkan 

Meski demikian, Josepha belum langsung menerima tawaran itu. Ia mengatakan akan berdiskusi terlebih dahulu dengan orang tua sebelum mengambil keputusan.

“Semua masih akan saya diskusikan dengan orang tua,” ujarnya.

Kasus ini membuat nama Josepha ramai diperbincangkan publik, sekaligus menyoroti kembali pelaksanaan LCC Empat Pilar di Kalimantan Barat. (nr*)

Berita Terkait

Teh Kemasan Berbusa Saat Demo Viral, Polisi Telusuri Pihak yang Membagikan
KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum
Dakwaan Silmy Karim Ungkap Uang Klik, Saham Rp 31 Miliar hingga Biaya Kuliah S3
Amran Bongkar Dugaan Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP, Kerugian Capai Rp3,3 Miliar
Amran Bertindak Tegas! 8 Pejabat Bapanas-Bulog Dicopot Buntut Dugaan Penyelewengan Beras SPHP
Kepala BGN Klaim Hemat Anggaran MBG Rp44 Triliun, Tutup 2.000 Dapur Bermasalah
BGN Siapkan Pejabat Daerah Setingkat Kapolres hingga Kapolda, Ini Tugasnya
Mentan Amran Bongkar Dugaan Pengalihan Beras SPHP Jadi Premium di Jakarta Timur
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Teh Kemasan Berbusa Saat Demo Viral, Polisi Telusuri Pihak yang Membagikan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:42 WIB

KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Dakwaan Silmy Karim Ungkap Uang Klik, Saham Rp 31 Miliar hingga Biaya Kuliah S3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Amran Bongkar Dugaan Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP, Kerugian Capai Rp3,3 Miliar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Amran Bertindak Tegas! 8 Pejabat Bapanas-Bulog Dicopot Buntut Dugaan Penyelewengan Beras SPHP

Berita Terbaru