Jakarta, jentik.id-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah tajam pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026. Sepanjang sesi perdagangan, tekanan jual mendominasi hingga membuat IHSG ditutup turun 223,56 poin atau 3,54 persen ke level 6.094,94.
Pelemahan juga terjadi pada indeks LQ45 yang turun 2,25 persen ke posisi 616,40. Kondisi ini membuat mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia bergerak di zona merah.
Data perdagangan menunjukkan total transaksi mencapai Rp18,19 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 35,47 miliar lembar saham. Investor melakukan transaksi hingga 2,14 juta kali sepanjang hari.
Sebanyak 663 saham turun, hanya 88 saham menguat, sedangkan 69 saham bergerak stagnan.
Saham Paling Menguat
Beberapa saham masih mampu mencatat kenaikan signifikan di tengah tekanan pasar:
- SOTS naik 25 persen ke 875
- BOBA melonjak 24,41 persen ke 316
- ENAK menguat 23,85 persen ke 322
- APLI naik 15,25 persen ke 272
- KOBX bertambah 12,82 persen ke 176
Saham Paling Melemah
Di sisi lain, sejumlah saham mengalami penurunan tajam:
- BUKK turun 15 persen ke 850
- IRSX melemah 15 persen ke 374
- ENRG turun 14,98 persen ke 1.220
- POLU merosot 14,98 persen ke 11.350
- RAJA turun 14,97 persen ke 3.010
Saham dengan Nilai Transaksi Terbesar
Aktivitas transaksi terbesar masih didominasi saham perbankan dan energi:
- BBCA mencatat transaksi Rp1,26 triliun
- BUMI mencapai Rp1,19 triliun
- BRPT sebesar Rp873,67 miliar
- BMRI senilai Rp576,24 miliar
- BBRI mencapai Rp524,95 miliar
Saham dengan Volume Perdagangan Tertinggi
Saham yang paling aktif diperdagangkan antara lain:
- BUMI sebanyak 71,60 juta lembar
- BIPI sebanyak 17,81 juta lembar
- BNBR sebanyak 15,67 juta lembar
- DEWA sebanyak 11,77 juta lembar
- BRMS sebanyak 7,62 juta lembar
Rupiah Ikut Melemah
Nilai tukar rupiah juga bergerak turun terhadap dolar Amerika Serikat. Hingga penutupan perdagangan sore, rupiah berada di level Rp17.667 per dolar AS atau melemah 0,08 persen.
Bursa Asia Bergerak Variatif
Pergerakan pasar saham Asia pada hari yang sama menunjukkan arah berbeda-beda. Indeks Nikkei 225 Jepang justru melonjak 3,11 persen, sementara Hang Seng Hong Kong dan SSE Composite China mengalami penurunan.
Berikut pergerakan indeks utama Asia:
- Nikkei 225 Jepang naik 3,11 persen ke 61.684,14
- Hang Seng Hong Kong turun 1,02 persen ke 25.386,52
- SSE Composite China melemah 2,03 persen ke 4.077,28
- Straits Times Singapura naik tipis 0,03 persen ke 5.046,23 (nr*)









