Jakarta, jentik.id – PT Pertamina mensesuaijan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Penyesuaian tersebut membuat tiga produk BBM nonsubsidi, yakni Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite, mengalami penurunan harga di seluruh jaringan SPBU Pertamina.
Meski demikian, tidak seluruh jenis BBM mengalami perubahan. Harga Pertamax, Pertamax Green, serta BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar masih tetap atau belum mengalami penyesuaian.
Dalam kebijakan terbaru itu, harga Pertamax Turbo turun dari Rp20.750 per liter menjadi Rp19.300 per liter. Sementara Pertamina Dex mengalami penurunan dari Rp24.800 per liter menjadi Rp21.150 per liter atau turun sebesar Rp3.650 per liter.
“Adapun Dexlite kini dijual seharga Rp19.700 per liter, turun Rp3.300 dari harga sebelumnya yang mencapai Rp23.000 per liter.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan evaluasi berkala yang dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, aspek fiskal, serta kondisi daya beli masyarakat.
“Penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku.
Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah,” ujar Kitty dalam keterangan yang dikutip dari laman resmi Pertamina Patra Niaga.
Ia menambahkan, selain menawarkan harga yang lebih kompetitif, Pertamina juga terus menjaga kualitas produk agar sesuai spesifikasi sehingga memberikan manfaat optimal bagi konsumen, baik dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar.
“Selain menghadirkan harga yang kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas produk sesuai spesifikasi sehingga masyarakat memperoleh manfaat optimal, baik dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar,” tutup Kitty.
Sementara itu, harga Pertamax dan Pertamax Green masih tetap sejak penyesuaian terakhir pada 10 Juni 2026. Demikian pula dengan harga Pertalite dan Biosolar bersubsidi yang tidak mengalami perubahan.
Sebagai gambaran, untuk wilayah Aceh hingga Papua Barat Daya, harga BBM Pertamina yang berlaku antara lain Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamax Rp16.650 per liter, Biosolar Rp6.800 per liter, Dexlite Rp20.150 per liter, dan Pertamina Dex Rp21.650 per liter.
Penyesuaian harga ini diharapkan dapat memberikan pilihan energi yang lebih kompetitif bagi masyarakat, sekaligus tetap menjaga keseimbangan antara kondisi pasar energi global dan daya beli konsumen di dalam negeri.(asy*).









