Geger Mayat Mengambang di Sungai Batang Tebo, Diduga Terkait Pengejaran Bandar Narkoba

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sumber foto: tangkapan layar facebook

sumber foto: tangkapan layar facebook

Bungo, jentik.id-Warga Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Jambi, geger setelah menemukan sesosok mayat mengambang di Sungai Batang Tebo, Sabtu (23/5/2026).

Warga menduga korban merupakan terduga bandar narkoba yang sempat kabur saat Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Bungo melakukan penangkapan.

Menurut informasi di lapangan, korban mencoba melarikan diri dengan berenang menyeberangi Sungai Batang Tebo ketika petugas melakukan pengejaran.

Saat menemukan jasad korban, warga melihat luka pada bagian leher dan kaki kiri. Beberapa warga menduga luka tersebut menyerupai bekas tembakan.

“Di bagian leher dan kaki kiri korban terlihat seperti luka tembak. Korban diduga sempat terkena tembakan saat berenang melarikan diri,” ujar seorang warga berinisial A.

Baca Juga :  Demi Kelancaran Jemaah Haji, Jambi Stop Sementara Angkutan Batu Bara hingga 21 Mei

Warga juga mengatakan peristiwa pengejaran itu sempat menarik perhatian masyarakat di Dusun Lubuk Landai. Sejumlah warga merekam kejadian tersebut lalu menyebarkannya di media sosial hingga viral.

“Masyarakat sempat merekam kejadian itu dan videonya viral di media sosial,” katanya.

Kasi Propam Polres Bungo, Iptu Amirullah, membenarkan pihaknya menerima laporan terkait dugaan keterlibatan anggota Satresnarkoba Polres Bungo dalam insiden tersebut.

Menurut Amirullah, Propam akan memeriksa anggota yang mengikuti operasi penangkapan untuk memastikan seluruh tindakan sesuai prosedur.

Baca Juga :  Istri Pelangsir BBM Todong Polisi di Bungo, Skandal Rp276 M Terbongkar

“Atas perintah pimpinan, kami akan memeriksa anggota yang bersangkutan serta personel yang ikut dalam operasi penangkapan tersebut,” ujarnya.

Amirullah menegaskan Propam akan menjatuhkan sanksi jika pemeriksaan menemukan pelanggaran.

“Aturan sudah jelas. Jika pemeriksaan menemukan pelanggaran, kami akan memberikan sanksi sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Propam juga meminta masyarakat dan keluarga korban menyerahkan rekaman video maupun informasi tambahan untuk membantu proses penyelidikan.

Sampai sekarang, aparat masih menunggu hasil pemeriksaan resmi terkait identitas korban dan penyebab kematian. Polisi juga terus menyelidiki dugaan luka tembak serta kronologi lengkap kejadian tersebut. (nr*)

Berita Terkait

Tiga Pekerja Meregang Nyawa di Tongkang Sungai Batanghari, Diduga Keracunan Gas
Baru 3 Hari Dilantik, Puluhan Kepsek di Muaro Jambi Serentak Mundur, Ini Penyebabnya
Puluhan Pelajar SMKN 1 Kota Jambi Muntah Usai Santap MBG
Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir Silaturahmi ke PWI Jambi, Ajak Wartawan Perkuat Soliditas
Kapolda Jambi Minta Jajaran Adaptif Hadapi Perkembangan Media Siber dan Media Sosial
Wartawan Harus Jadi Pendidik Publik, Karya Jurnalistik Memiliki Beban Moral
Al Haris Kucurkan Rp39,5 Miliar, Jemaah Haji Jambi Dapat Subsidi Tiket Penuh
Tak Penuhi Syarat Kesehatan, Beberapa Jemaah Haji Jambi Batal Terbang ke Makkah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:41 WIB

Geger Mayat Mengambang di Sungai Batang Tebo, Diduga Terkait Pengejaran Bandar Narkoba

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:47 WIB

Tiga Pekerja Meregang Nyawa di Tongkang Sungai Batanghari, Diduga Keracunan Gas

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:16 WIB

Baru 3 Hari Dilantik, Puluhan Kepsek di Muaro Jambi Serentak Mundur, Ini Penyebabnya

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:50 WIB

Puluhan Pelajar SMKN 1 Kota Jambi Muntah Usai Santap MBG

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:44 WIB

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir Silaturahmi ke PWI Jambi, Ajak Wartawan Perkuat Soliditas

Berita Terbaru