Pemadaman Listrik Sumatera Berujung Duka, 2 Karyawan Tewas di Ruko Batu Bara

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi keracunan(UNSPLASH/MIKAEL SEEGEN)

Ilustrasi keracunan(UNSPLASH/MIKAEL SEEGEN)

BATU BARA, jentik.id – Empat karyawan toko aksesoris ponsel di Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, diduga keracunan asap genset saat pemadaman listrik massal melanda Sumatera. Dua orang meninggal dunia, sementara dua lainnya menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa itu terjadi di sebuah ruko pada Sabtu (23/5/2026) pagi. Para pekerja menyalakan genset untuk memenuhi kebutuhan listrik saat pemadaman berlangsung.

Kapolsek Air Putih AKP Rahmat R Hutagaol mengatakan pemilik toko mulai curiga setelah para karyawan tidak merespons panggilan telepon. Ia kemudian meminta pengawas toko memeriksa lokasi.

Baca Juga :  Akibat Pemadaman Listrik, Air PDAM Sungai Penuh Terhenti Sementara

Pengawas bersama warga mendobrak pintu ruko dan menemukan empat korban dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam kamar.

Petugas langsung mengevakuasi korban ke RS Bidadari Batu Bara. Dua korban berinisial AD dan RA meninggal dunia, sedangkan DW dan RI masih menjalani perawatan intensif.

Polisi menduga korban terpapar emisi gas dari genset yang menyala di dalam ruangan saat listrik padam pada Jumat (22/5/2026). Dugaan awal mengarah pada keracunan gas buang genset.

Baca Juga :  Travel vs Truk di Tol Sumut Berakhir Tragis, 4 Orang Meninggal Dunia

Petugas kepolisian juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab kejadian.

Korban RA tercatat sebagai warga Tebing Tinggi, sedangkan AD berasal dari Kabupaten Serdang Bedagai.

Warga setempat sempat melihat suasana duka saat jenazah korban dipulangkan ke rumah keluarga. Anggota DPRD Serdang Bedagai meminta pemilik toko memberi perhatian kepada keluarga korban sebagai bentuk tanggung jawab moral. (nr*)

Berita Terkait

Puluhan Rakit PETI Kembali Beraksi di Sungai Batanghari, WALHI Sebut Ancaman Lingkungan Kian Serius
Bantu Muhammad Farlan! Remaja 17 Tahun Asal Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang
Motor Terbakar di Tengah Jalan, Lalu Lintas Pasar Minggu Arah Depok Lumpuh Sementara
Bianglala Mendadak Mati di Deli Serdang, 30 Pengunjung Terjebak di Ketinggian
Reuni Akbar SMAN 1 Sungai Penuh Satukan Alumni, Azhar Ajak Bangun Daerah
Gaji ke-13 ASN Kota Sungai Penuh Segera Cair, BKAD Targetkan Transfer Besok
8 OPD Sungai Penuh Dipimpin Plt, Ternyata Wewenangnya Tak Sebebas Kepala Dinas
H. Ridwan Agus Tekankan Penertiban Keanggotaan PWI Disampaikan Dalam Rakor Perdana Pengurus PWI Provinsi Jambi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:28 WIB

Puluhan Rakit PETI Kembali Beraksi di Sungai Batanghari, WALHI Sebut Ancaman Lingkungan Kian Serius

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:10 WIB

Bantu Muhammad Farlan! Remaja 17 Tahun Asal Muara Semerah Berjuang Melawan Tumor Tulang

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:30 WIB

Motor Terbakar di Tengah Jalan, Lalu Lintas Pasar Minggu Arah Depok Lumpuh Sementara

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:25 WIB

Bianglala Mendadak Mati di Deli Serdang, 30 Pengunjung Terjebak di Ketinggian

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:01 WIB

Reuni Akbar SMAN 1 Sungai Penuh Satukan Alumni, Azhar Ajak Bangun Daerah

Berita Terbaru

Aparatur Sipil Negara (ASN) berkesempatan naik pangkat melebihi atasannya.PP bari.

Pemerintahan

Peraturan Baru, ASN Kini Bisa Naik Pangkat Melebihi Atasan

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:08 WIB