Purbaya Tegaskan Tetap Menkeu, Rupiah Sentuh Rekor Rp18.003 per Dolar AS

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan saat konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (19/5/2026). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan saat konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (19/5/2026). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

JAKARTA, jentik.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah kabar yang menyebut dirinya akan mundur dari jabatan Menteri Keuangan. Penegasan itu ia sampaikan pada Kamis (4/6) untuk meredam berbagai spekulasi yang beredar di tengah publik.

Purbaya menegaskan tetap fokus menjalankan tugas dan memimpin Kementerian Keuangan. Ia menyebut isu pengunduran dirinya hanya rumor yang tidak berdasar.

Selain itu, Purbaya juga membantah kabar yang mengaitkannya dengan posisi Gubernur Bank Indonesia. Menurutnya, ia memilih tetap menjalankan amanah sebagai Menteri Keuangan dan tidak tertarik merangkap jabatan.

Pernyataan tersebut sekaligus memberikan kepastian kepada pelaku pasar dan masyarakat terkait stabilitas kepemimpinan di sektor keuangan. Dengan tetap menjabat, Purbaya memastikan berbagai program dan kebijakan fiskal pemerintah terus berjalan sesuai rencana.

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rp 17.860, Bank Indonesia Ungkap Faktor Pendorong Penguatan Mata Uang

Sementara itu, nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Pada Kamis (4/6) pukul 09.05 WIB, kurs rupiah menyentuh Rp18.003 per dolar AS.

Data Bloomberg menunjukkan rupiah turun 37 poin atau 0,21 persen. Pelemahan ini mencerminkan tekanan yang masih terjadi di pasar keuangan global maupun domestik.

Untuk menjaga stabilitas nilai tukar, Bank Indonesia mengambil sejumlah langkah pengendalian. Sejak 2 Juni 2026, BI membatasi pembelian valuta asing tunai tanpa underlying hingga maksimal USD25.000 per pelaku per bulan.

Baca Juga :  Rupiah Melemah, Pemerintah Beri Subsidi Kedelai Rp 2.000 per Kg untuk Perajin

Selain itu, BI terus memperluas penggunaan Local Currency Transaction (LCT) dalam perdagangan dan investasi internasional. Program tersebut telah berjalan bersama sejumlah negara mitra, seperti China, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab.

Melalui kebijakan tersebut, BI berupaya mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS sekaligus menekan risiko gejolak nilai tukar. Bank sentral juga menegaskan bahwa menjaga stabilitas rupiah membutuhkan dukungan pemerintah, OJK, perbankan, dan seluruh pelaku pasar. (nr*)

Berita Terkait

Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara
Presiden Prabowo Copot Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan
Bank Sentral Belanda Pindahkan Cadangan Emas 86 Ton Dari Amerika Serikat
Pendapatan Negara RAPBN 2027 Naik Rp9,1 Triliun, Penerimaan Pajak Bertambah Rp2 Triliun
Penerbangan Di Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Abu Erupsi Anak Krakatau
Auto Care Kenalkan Teknologi Touchless Shampoo, Kinclong Tanpa Risiko Baret
Wakapolres Kerinci Pantau SPBU, Pastikan Penyaluran BBM Bersubsidi Tepat Sasaran
DPRD Sungai Penuh Sidak SPBU Playang Raya, Soroti Dugaan Pungutan Liar Nomor Antrian Isi BBM
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 12:28 WIB

Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara

Senin, 14 September 2026 - 19:02 WIB

Presiden Prabowo Copot Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan

Jumat, 11 September 2026 - 19:01 WIB

Bank Sentral Belanda Pindahkan Cadangan Emas 86 Ton Dari Amerika Serikat

Senin, 7 September 2026 - 20:30 WIB

Pendapatan Negara RAPBN 2027 Naik Rp9,1 Triliun, Penerimaan Pajak Bertambah Rp2 Triliun

Minggu, 6 September 2026 - 10:14 WIB

Penerbangan Di Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Abu Erupsi Anak Krakatau

Berita Terbaru

Kursi Menkeu Purbaya di serahkan pada Suahsil.

Ekonomi

Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:28 WIB

Nurul dan Fares terima kado besti dari Discukcapil Kota Sungai Penuh. (Dok. Ft: Meri)

Pemerintahan

Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:01 WIB

Wako Alfin,SH hadiri Pisah sambut Pedang Pora Polres Kerinci dari AKBP Ramadhanil,SH,S.I.K.MH kepada  AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, SH, S.I.K., M.I.K.salam komando.

Sungai Penuh

Wako Alfin Hadiri Pisah Sambut Tradisi Pedang Pora Kapolres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 18:22 WIB