Sengketa Adat Belum Tuntas, Tokoh Dusun Baru dan Dusun Empih Tolak Hadiri Ajun Arah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sengketa adat yang belum selesai membuat tokoh adat Dusun Baru dan Dusun Empih menyatakan tidak menghadiri prosesi Ajun Arah Kenduri Piagea Sungai Penuh

Sengketa adat yang belum selesai membuat tokoh adat Dusun Baru dan Dusun Empih menyatakan tidak menghadiri prosesi Ajun Arah Kenduri Piagea Sungai Penuh

Sungai Penuh, jentik.id – Tokoh adat dari Dusun Baru dan Dusun Empih menegaskan tidak akan menghadiri prosesi Ajun Arah Kenduri Celoak Kenduri Piagea Sungai Penuh. Mereka mengambil keputusan tersebut karena sengketa adat dengan Rio Mangku Bumi belum mencapai penyelesaian.

Keputusan itu tertuang dalam surat pemberitahuan bernomor 12/KADEPS-WDS/VI/2026 yang diterima redaksi indojatipos.com. Surat tersebut ditujukan kepada Ketua Lembaga Adat Wilayah Dusun Baru serta para tokoh adat Datuk Singarapi Dusun Empih.

Para tokoh adat menyusun surat itu sebagai tindak lanjut hasil musyawarah dan pernyataan sikap yang mereka sepakati pada 16 Mei 2026. Musyawarah tersebut melibatkan Depati Batigea, Permanti Batigea, Mangku Depati, Ninik Mamak, serta tokoh adat Dusun Baru dan Dusun Empih.

Para tokoh adat menyatakan belum dapat mengikuti Ajun Arah Kenduri Piagea karena sengketa adat dengan Rio Mangku Bumi masih berlangsung. Mereka menilai persoalan tersebut belum memperoleh penyelesaian melalui musyawarah.

Baca Juga :  Wako Alfin Sambut Danrem 042, Sinergi TNI dan Pemkot Sungai Penuh Makin Kuat

Meski tidak menghadiri prosesi adat, mereka tetap membuka ruang silaturahmi bagi masyarakat. Mereka mempersilakan masyarakat menjalin hubungan kekeluargaan secara pribadi. Namun, mereka melarang siapa pun menghadiri acara dengan mengatasnamakan lembaga adat sebelum sengketa selesai.

Surat pemberitahuan itu memuat tanda tangan sejumlah tokoh adat, antara lain DPT Zulwachdi, M.Si, Dt Zal Masri, DPT Candra Gusmadi, serta beberapa tokoh adat lainnya.

Selain mengirim surat pemberitahuan, para tokoh adat juga menerbitkan surat pernyataan sikap. Dalam dokumen tersebut, mereka menegaskan bahwa Depati Batigea, Permanti Batigea, Mangku Depati, Ninik Mamak Dusun Baru, dan Ninik Mamak Singarapi Dusun Empih sepakat tidak mengikuti prosesi Ajun Arah Kenduri Piagea sampai sengketa adat selesai.

Baca Juga :  Wali Kota Alfin Bahas Pelebaran Jalan Tapan dan Pembentukan UPT Baru TNKS

Mereka juga menegaskan bahwa siapa pun yang mengatasnamakan Depati Batigea, Permanti Batigea, atau Datuk Singarapi Dusun Empih tanpa persetujuan lembaga adat tidak mewakili keputusan adat. Lembaga adat juga akan menjatuhkan sanksi adat sesuai kesepakatan yang berlaku.

Perwakilan Ninik Mamak Adat Depati Batigea Permanti Batigea membenarkan keaslian dokumen tersebut.

“Ya, benar. Surat itu merupakan pernyataan sikap resmi Ninik Mamak Adat Depati Batigea, Permanti Batigea, Mangku Depati Wilayah Adat Dusun Baru, dan Ninik Mamak Datuk Singarapi Dusun Empih,” ujarnya kepada indojatipos.com, Sabtu (20/6/2026).

Terbitnya dua dokumen tersebut menunjukkan bahwa persoalan ini telah berkembang menjadi sikap resmi lembaga adat, bukan lagi sekadar perbedaan pendapat antarindividu. Kondisi itu juga membuat pelaksanaan Ajun Arah Kenduri Piagea tahun ini berlangsung tanpa kehadiran sebagian unsur penting pemangku adat. (nr*)

Berita Terkait

Kejari Tahan Eks Kadis Damkar dan Bendahara Sungai Penuh, Dugaan Korupsi Rp1,3 Miliar Diusut
Sarjana Melayu Diajak Turun Tangan Bangun Daerah, Pengurus ISMI Sungai Penuh-Kerinci Resmi Dilantik
196 CPNS Sungai Penuh Siap Dilantik, SK Pengangkatan Segera Dibagikan
Menanti Kepastian! 1.521 PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Berharap Diangkat Penuh Waktu
Wako Alfin Sambut Danrem 042, Sinergi TNI dan Pemkot Sungai Penuh Makin Kuat
Lahan Rawa Debai Dioptimalkan, Wako Alfin Dorong Ketahanan Pangan Sungai Penuh
HUT ke-81 RI, Upacara Kemerdekaan di Sungai Penuh Berlangsung Khidmat
HUT ke-81 RI, 129 Warga Binaan Rutan Sungai Penuh Terima Remisi
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Kejari Tahan Eks Kadis Damkar dan Bendahara Sungai Penuh, Dugaan Korupsi Rp1,3 Miliar Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Sarjana Melayu Diajak Turun Tangan Bangun Daerah, Pengurus ISMI Sungai Penuh-Kerinci Resmi Dilantik

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:01 WIB

196 CPNS Sungai Penuh Siap Dilantik, SK Pengangkatan Segera Dibagikan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Menanti Kepastian! 1.521 PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Berharap Diangkat Penuh Waktu

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Wako Alfin Sambut Danrem 042, Sinergi TNI dan Pemkot Sungai Penuh Makin Kuat

Berita Terbaru