Putin Akui Rusia Mulai Kekurangan BBM, Serangan Drone Ukraina Jadi Penyebab

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto: Andrew Caballero-Reynolds/AFP

Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto: Andrew Caballero-Reynolds/AFP

MOSKOW, jentik.id – Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui negaranya mulai mengalami kekurangan bahan bakar minyak (BBM) akibat serangan drone Ukraina yang terus menyasar infrastruktur energi. Kremlin merilis pernyataan itu melalui wawancara Putin pada Minggu (28/6/2026).

Sebelumnya, Ukraina menyatakan sengaja menyerang fasilitas energi Rusia sebagai balasan atas serangan militer Moskow yang menewaskan banyak warga sipil.

Putin mengatakan serangan itu mengganggu sektor energi Rusia.

“Serangan terhadap fasilitas infrastruktur kami memang menimbulkan masalah, terutama pada sektor energi,” kata Putin.

Baca Juga :  Prabowo Subianto Dan Vladimir Putin Bahas Isu Strategis Kerja Sama 5 Jam.

Meski begitu, Putin menilai kondisi tersebut belum memasuki tahap kritis.

“Saat ini kami memang mengalami kekurangan tertentu, tetapi situasinya belum kritis,” ujarnya.

Untuk mengatasi dampak serangan, pemerintah Rusia memperkuat sistem pertahanan udara. Pemerintah juga membatasi distribusi BBM secara bertahap di sejumlah wilayah Crimea agar pasokan tetap terjaga.

Putin menegaskan Rusia mampu menghadapi berbagai tantangan, termasuk serangan terhadap wilayah dan infrastruktur penting.

Selain itu, Putin mengungkapkan delegasi negosiator Amerika Serikat akan segera datang ke Moskow untuk membahas upaya mengakhiri perang di Ukraina.

Baca Juga :  Serangan Israel di Gaza Tewaskan Pemimpin Militer Hamas Izz al-Din al-Haddad

Kremlin merilis wawancara tersebut beberapa jam setelah drone Ukraina menyerang wilayah Krasnodar hingga memicu kebakaran di sebuah kilang minyak.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan serangan drone itu bertujuan melemahkan kemampuan Rusia membiayai perang.

Menurut Zelensky, pasukan Ukraina menyerang Kilang Minyak Slavyansk di wilayah Krasnodar yang berjarak sekitar 300 kilometer dari garis depan. Ukraina juga mengklaim menyerang kilang minyak di wilayah Yaroslavl yang berjarak sekitar 700 kilometer dari perbatasannya. (nr*)

Berita Terkait

China Peringatkan AS dan Iran, Keamanan Selat Hormuz Tak Boleh Terganggu
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus USD 79 per Barel
Kelab Malam di Bangkok Dilalap Api, 27 Tewas dan 22 Korban Berjuang di Ruang Intensif
Perang AS-Iran Memanas Lagi! Iran Tutup Selat Hormuz dan Gempur Basis Militer AS
Kamboja Gerebek Scam Center, 1.100 WNI Ditahan dan 12 Ribu Lebih Ajukan Pemulangan
Kabar Baik! Pemerintah Singapura Cairkan BLT hingga Rp11,8 Juta per Orang
Kapal Tanker LNG Terbakar di Selat Hormuz, Rudal Picu Ketegangan Baru di Timur Tengah
Atlet Kickboxing Asal Jambi Bharada Billy Van Aziz Boston Raih Medali Perak di ISKA Indonesia Open Tournament 2026
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:29 WIB

China Peringatkan AS dan Iran, Keamanan Selat Hormuz Tak Boleh Terganggu

Senin, 13 Juli 2026 - 16:56 WIB

Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus USD 79 per Barel

Senin, 13 Juli 2026 - 12:07 WIB

Kelab Malam di Bangkok Dilalap Api, 27 Tewas dan 22 Korban Berjuang di Ruang Intensif

Senin, 13 Juli 2026 - 08:55 WIB

Perang AS-Iran Memanas Lagi! Iran Tutup Selat Hormuz dan Gempur Basis Militer AS

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:56 WIB

Kamboja Gerebek Scam Center, 1.100 WNI Ditahan dan 12 Ribu Lebih Ajukan Pemulangan

Berita Terbaru

Aparatur Sipil Negara (ASN) berkesempatan naik pangkat melebihi atasannya.PP bari.

Pemerintahan

Peraturan Baru, ASN Kini Bisa Naik Pangkat Melebihi Atasan

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:08 WIB