Warning! Hewan Peliharaan Berpotensi Menularkan Penyakit kepada Pemilik, Ini Penjelasan Ahli

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter hewan sekaligus ahli mikrobiologi dari Colorado State University, Dr. Josh Daniels, mengatakan hewan peliharaan dapat menjadi sumber paparan penyakit.

Dokter hewan sekaligus ahli mikrobiologi dari Colorado State University, Dr. Josh Daniels, mengatakan hewan peliharaan dapat menjadi sumber paparan penyakit.

Jakarta, jentik.id – Tidur bersama hewan peliharaan memang memberikan rasa nyaman bagi sebagian pemilik. Namun, para ahli mengingatkan bahwa kebiasaan tersebut juga berpotensi meningkatkan risiko penularan sejumlah penyakit, terutama jika kebersihan dan kesehatan hewan tidak terjaga.

Dokter hewan sekaligus ahli mikrobiologi dari Colorado State University, Dr. Josh Daniels, mengatakan hewan peliharaan dapat menjadi sumber paparan berbagai mikroorganisme dan parasit, seperti kutu, bakteri, hingga cacing.

Menurut Daniels, kutu merupakan parasit yang paling sering ditemukan pada hewan peliharaan yang tidur bersama pemiliknya. Parasit tersebut diketahui dapat membawa berbagai penyakit, termasuk penyakit Lyme dan infeksi serius lainnya.

Ia juga mengingatkan agar pemilik lebih berhati-hati apabila hewan peliharaan baru diadopsi dari tempat penampungan atau masih berusia sangat muda.

Selain itu, infeksi kulit seperti kurap (ringworm) juga mudah menular melalui kontak langsung antara manusia dan hewan.

Daniels mencontohkan sejumlah kasus medis yang pernah dilaporkan. Pada 1991, seorang perempuan berusia 81 tahun di Finlandia dirawat di rumah sakit akibat infeksi bakteri pada kulit kakinya.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bakteri tersebut lazim ditemukan di mulut anjing dan kucing.

Pasien diketahui rutin tidur bersama kucing peliharaannya yang memiliki kebiasaan menjilati kaki pemiliknya.
Kasus serupa juga terjadi pada tahun 2000, ketika seorang pria berusia 69 tahun mengalami infeksi di area operasi penggantian pinggul setelah tidur bersama anjing peliharaannya sebelum dan sesudah menjalani operasi.

Baca Juga :  Hati-hati Konsumsi Suplemen Berlebihan Demi Menjaga Kesehatan Ginjal

Bakteri penyebab infeksi diketahui merupakan jenis yang umum ditemukan di mulut anjing dan kucing.

Untuk meminimalkan risiko tersebut, Daniels menyarankan pemilik hewan memastikan hewan peliharaan mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara berkala, pengobatan cacing rutin, pengendalian kutu, serta menjaga kebersihan tubuh hewan.

Sementara itu, Profesor Emeritus Fakultas Kedokteran Hewan University of California, Davis, Dr. Bruno Chomel, menyebut pernah ada laporan pemilik anjing yang tertular wabah pes melalui kutu yang dibawa hewan peliharaan.

Meski demikian, ia menegaskan kasus seperti itu sangat jarang terjadi.
Menurut Chomel, bagi orang dengan sistem kekebalan tubuh yang baik, risiko tertular penyakit akibat tidur bersama hewan peliharaan relatif rendah. Namun, kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, dan individu dengan daya tahan tubuh lemah sebaiknya lebih berhati-hati.

Di sisi lain, dampak tidur bersama hewan peliharaan terhadap kualitas tidur masih menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan.

Asisten Profesor Psikologi Klinis di Mississippi State University, Dr. Brittany Lancaster, menjelaskan bahwa penelitian mengenai hal tersebut masih terbatas.

Dalam studi yang diterbitkan pada 2017 terhadap sekitar 40 pemilik anjing dan kucing, ditemukan bahwa kualitas tidur cenderung menurun ketika anjing berada di atas tempat tidur dibandingkan hanya berada di dalam kamar.

Baca Juga :  Wali Kota Alfin  Soroti Puskesmas Tanah Kampung Paling kumuh Kadiskes Jangan Duduk Belakang Meja Saja

Penelitian lain pada 2020 yang melibatkan 12 perempuan menunjukkan anjing memang beberapa kali mengganggu tidur pemiliknya. Namun, sebagian besar peserta tidak menyadari atau tidak melaporkan adanya gangguan tersebut.

Meski demikian, sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa kehadiran hewan peliharaan dapat memberikan manfaat psikologis.

Dokter spesialis tidur dan Profesor Neurologi Klinis di University of Miami Miller School of Medicine, Dr. Douglas Wallace, berpendapat dukungan emosional yang diberikan hewan peliharaan dapat memberikan rasa aman dan nyaman sehingga bagi sebagian orang manfaat tersebut lebih besar dibandingkan dampak negatif terhadap kualitas tidur.

Selain itu, pemilik anjing umumnya memiliki kebiasaan berjalan kaki setiap hari bersama hewan peliharaannya dan bangun pada waktu yang teratur. Aktivitas fisik serta pola tidur yang konsisten tersebut diketahui berkontribusi terhadap peningkatan kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan.

Para ahli menekankan bahwa manfaat memelihara hewan tetap dapat diperoleh selama pemilik menerapkan kebersihan yang baik, melakukan pemeriksaan kesehatan hewan secara rutin, serta mengendalikan kutu dan parasit guna meminimalkan risiko penularan penyakit.(asy*)

Berita Terkait

Peringati Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Kerinci Gelar Donor Darah
Asap Kiriman Kembali Selimuti Sungai Penuh dan Kerinci, Kualitas Udara Memburuk
Perwako Remunerasi Ditargetkan Rampung, Jaspel Tenaga Medis Segera Dibayar Bulan Depan.
Alfin Buktikan Janji, Pelayanan RSUD H.A. Thalib Kini Cepat, Ramah dan Tanpa Ribet
Kabut Asap Kiriman Makin Tebal, Kasus ISPA di Kerinci Dan Kota Sungai Penuh Tembus 876 Kasus
Dinkes Kerinci Terus Berinovasi, 2 Rumah Sakit, 21 Puskesmas dan Labkesda Kini Berstatus BLUD
72.431 Warga Kalteng Terserang ISPA Imbas Karhutla, Palangka Raya Tertinggi
Langkah Menuju Penilaian Kota Adipura 2028, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Desa Percontohan Sanitasi
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Peringati Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Kerinci Gelar Donor Darah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Asap Kiriman Kembali Selimuti Sungai Penuh dan Kerinci, Kualitas Udara Memburuk

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Perwako Remunerasi Ditargetkan Rampung, Jaspel Tenaga Medis Segera Dibayar Bulan Depan.

Senin, 28 September 2026 - 20:33 WIB

Alfin Buktikan Janji, Pelayanan RSUD H.A. Thalib Kini Cepat, Ramah dan Tanpa Ribet

Minggu, 13 September 2026 - 16:28 WIB

Kabut Asap Kiriman Makin Tebal, Kasus ISPA di Kerinci Dan Kota Sungai Penuh Tembus 876 Kasus

Berita Terbaru