Anak Kejang? Hindari Memasukkan Sendok ke Mulut, Begini Pertolongan Pertama yang Tepat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sendok. Foto: Nuttsue/Shutterstock

Ilustrasi sendok. Foto: Nuttsue/Shutterstock

Jakarta, jentik.id-Melihat anak tiba-tiba kejang sering membuat orang tua panik. Banyak yang masih percaya memasukkan sendok, jari, atau benda lain ke dalam mulut anak dapat mencegah lidah tergigit. Padahal, tindakan tersebut justru berisiko menyebabkan cedera pada mulut, gigi, hingga saluran napas.

Dokter Tim Emergency & Trauma Siloam Hospitals TB Simatupang, dr. Christina Valentin, menegaskan bahwa orang tua harus fokus menjaga jalan napas anak tetap terbuka dan mencegah cedera selama kejang berlangsung.

“Kondisi yang paling penting adalah menjaga jalan napas anak tetap terbuka dan mencegah terjadinya cedera selama kejang berlangsung,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, kejang tidak selalu memerlukan tindakan resusitasi jantung paru (CPR). Petugas atau pendamping hanya perlu melakukan CPR jika anak mengalami henti napas atau henti jantung.

Baca Juga :  Mau Makan Daging Kurban Sepuasnya? Begini Cara Jaga Tubuh Tetap Sehat Saat Idul Adha

Langkah Pertolongan Pertama saat Anak Kejang

Saat anak mulai kejang, orang tua sebaiknya tetap tenang lalu melakukan beberapa langkah berikut:

  • Letakkan anak di lantai atau permukaan yang datar dan aman.
  • Singkirkan benda keras atau tajam di sekitar anak agar tidak menimbulkan cedera.
  • Miringkan tubuh anak ke salah satu sisi (recovery position) agar jalan napas tetap terbuka dan mengurangi risiko tersedak.
  • Longgarkan pakaian yang ketat, terutama di bagian leher.
  • Catat waktu mulai kejang. Jika memungkinkan, rekam kejadian tersebut untuk membantu dokter melakukan evaluasi.

Kapan Anak Harus Segera ke Rumah Sakit?

Meski sebagian besar kejang berhenti dengan sendirinya, beberapa kondisi memerlukan penanganan medis secepatnya. Segera bawa anak ke rumah sakit atau hubungi layanan darurat apabila:

  • Kejang berlangsung lebih dari lima menit.
  • Anak mengalami kesulitan bernapas.
  • Bibir atau kulit anak berubah membiru.
  • Anak tidak kunjung sadar setelah kejang berhenti.
  • Anak baru pertama kali mengalami kejang.
Baca Juga :  Bocah 9 Tahun di Kerinci Berjuang Melawan Cerebral Palsy

Hindari Kesalahan yang Masih Sering Terjadi

Dr. Christina mengingatkan orang tua agar tidak memasukkan sendok, jari, makanan, maupun minuman ke dalam mulut anak saat kejang. Orang tua juga tidak boleh menahan gerakan kejang karena tindakan tersebut dapat memicu cedera.

Dengan tetap tenang, mengamankan posisi anak, dan segera mencari bantuan medis jika muncul tanda-tanda kegawatdaruratan, orang tua dapat memberikan pertolongan pertama yang lebih aman saat anak mengalami kejang. (nr*)

Berita Terkait

Peringati Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Kerinci Gelar Donor Darah
Asap Kiriman Kembali Selimuti Sungai Penuh dan Kerinci, Kualitas Udara Memburuk
Perwako Remunerasi Ditargetkan Rampung, Jaspel Tenaga Medis Segera Dibayar Bulan Depan.
Alfin Buktikan Janji, Pelayanan RSUD H.A. Thalib Kini Cepat, Ramah dan Tanpa Ribet
Kabut Asap Kiriman Makin Tebal, Kasus ISPA di Kerinci Dan Kota Sungai Penuh Tembus 876 Kasus
Dinkes Kerinci Terus Berinovasi, 2 Rumah Sakit, 21 Puskesmas dan Labkesda Kini Berstatus BLUD
72.431 Warga Kalteng Terserang ISPA Imbas Karhutla, Palangka Raya Tertinggi
Langkah Menuju Penilaian Kota Adipura 2028, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Desa Percontohan Sanitasi
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Peringati Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Kerinci Gelar Donor Darah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Asap Kiriman Kembali Selimuti Sungai Penuh dan Kerinci, Kualitas Udara Memburuk

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Perwako Remunerasi Ditargetkan Rampung, Jaspel Tenaga Medis Segera Dibayar Bulan Depan.

Senin, 28 September 2026 - 20:33 WIB

Alfin Buktikan Janji, Pelayanan RSUD H.A. Thalib Kini Cepat, Ramah dan Tanpa Ribet

Minggu, 13 September 2026 - 16:28 WIB

Kabut Asap Kiriman Makin Tebal, Kasus ISPA di Kerinci Dan Kota Sungai Penuh Tembus 876 Kasus

Berita Terbaru