Terungkap! Tiga Peretas Bank Jambi Ditangkap, WNA Bulgaria Diduga Jadi Otak Aksi Rp144,82 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Taufik Nurmandia, mengungkap fakta baru kasus peretasan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi atau Bank Jambi, Selasa (14/7/2026). Para pelaku selalu beraksi pada hari Sabtu dan Minggu. Dari kerugian Rp144 miliar lebih, Rp125 miliar di antaranya sudah mengalir ke luar negeri.

Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Taufik Nurmandia, mengungkap fakta baru kasus peretasan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi atau Bank Jambi, Selasa (14/7/2026). Para pelaku selalu beraksi pada hari Sabtu dan Minggu. Dari kerugian Rp144 miliar lebih, Rp125 miliar di antaranya sudah mengalir ke luar negeri.

JAMBI, jentik.id – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi mengungkap kasus peretasan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi atau Bank Jambi yang menimbulkan kerugian hingga Rp144,82 miliar. Setelah hampir lima bulan menyelidiki kasus tersebut, polisi menangkap tiga orang yang diduga terlibat.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi, Kombes Pol Taufik Nurmandia, mengatakan ketiga tersangka berinisial DD (32), TAS (33), dan AA (35). Ketiganya merupakan warga Jawa Barat.

Polisi juga mengidentifikasi seorang warga negara Bulgaria bernama Alcaz sebagai otak peretasan yang mengendalikan aksi dari luar negeri.

Baca Juga :  Polda Jambi Musnahkan Ribuan Pil Ekstasi dan Ratusan Gram Sabu pada Peringatan HANI 2026

DD Hubungkan Jaringan dengan Otak Peretasan

Kombes Pol Taufik menjelaskan DD pernah menjalani hukuman dalam kasus peretasan Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan.

Dalam kasus Bank Jambi, DD menjalin komunikasi langsung dengan Alcaz. Ia menghubungkan jaringan di Indonesia dengan pelaku utama yang beroperasi dari luar negeri.

“DD berhubungan langsung dengan Alcaz. Pelaku utama melakukan peretasan dari luar negeri,” kata Taufik.

Rekrut 45 Orang Pembuka Rekening

Menurut polisi, Alcaz memerintahkan DD untuk mencari orang yang bersedia membuka rekening Bank Jambi dan rekening aset kripto.

Baca Juga :  BTNKS Sinergi Bersama TNI Jaga Kelestarian Ekosistem Dari Kegiatan Ilegal.

DD kemudian mengajak TAS menjalankan tugas tersebut. Keduanya berhasil merekrut sekitar 45 orang untuk membuka rekening yang menjadi bagian dari rangkaian aksi kejahatan.

Alcaz memberi upah Rp5 juta kepada DD dan TAS untuk setiap orang yang berhasil mereka rekrut.

Saat ini, Polda Jambi terus mengembangkan penyelidikan. Polisi memburu Alcaz yang masih berada di luar negeri sekaligus menelusuri aliran dana hasil peretasan tersebut. (nr*)

Berita Terkait

Terdengar Ledakan, Kakek Pengidap Stroke Tewas dalam Kebakaran Rumah di Bungo
Ribuan Warga Geruduk DPRD Jambi, Desak Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berlanjut
Anjlok Dibanding Tahun Lalu! 1.397 Mahasiswa Berebut Beasiswa Pro Jambi Cerdas 2026
PWI Provinsi Jambi Kukuhkan Pengurus Antar Waktu, Ketum PWI Ajak Jaga Persatuan dan Kekompakan Organisasi
Ketegangan Pecah di DPRD Jambi, Mahasiswa dan Polisi Sempat Saling Dorong
Jambi Lumpuh Akibat Blackout, DPRD Usulkan Skema Kompensasi untuk UMKM
Geger Mayat Mengambang di Sungai Batang Tebo, Diduga Terkait Pengejaran Bandar Narkoba
Tiga Pekerja Meregang Nyawa di Tongkang Sungai Batanghari, Diduga Keracunan Gas
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:42 WIB

Terungkap! Tiga Peretas Bank Jambi Ditangkap, WNA Bulgaria Diduga Jadi Otak Aksi Rp144,82 Miliar

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:50 WIB

Terdengar Ledakan, Kakek Pengidap Stroke Tewas dalam Kebakaran Rumah di Bungo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:38 WIB

Ribuan Warga Geruduk DPRD Jambi, Desak Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berlanjut

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:51 WIB

Anjlok Dibanding Tahun Lalu! 1.397 Mahasiswa Berebut Beasiswa Pro Jambi Cerdas 2026

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:35 WIB

PWI Provinsi Jambi Kukuhkan Pengurus Antar Waktu, Ketum PWI Ajak Jaga Persatuan dan Kekompakan Organisasi

Berita Terbaru

Aparatur Sipil Negara (ASN) berkesempatan naik pangkat melebihi atasannya.PP bari.

Pemerintahan

Peraturan Baru, ASN Kini Bisa Naik Pangkat Melebihi Atasan

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:08 WIB