Jakarta, jentik.id—Banyak orang masih membeli mobil bekas tanpa jasa inspeksi. Karena itu, calon pembeli perlu memeriksa kendaraan secara teliti agar tidak tertipu mobil bekas tabrakan berat.
Pemilik Inspector Mobil, Sundoro Edi Pranoto, menyarankan pembeli memeriksa mobil secara menyeluruh dari eksterior hingga struktur dalam. Ia menegaskan pengecekan tidak boleh hanya fokus pada satu bagian.
1. Periksa Sealer dan Panel Bodi
Ia menyarankan pembeli mulai dari sealer pada panel bodi. Sealer rusak atau tertutup dempul sering menandakan mobil pernah mengalami benturan.
“Periksa sealer dan lihat apakah ada bekas dempul. Itu bisa jadi indikasi awal mobil pernah tabrakan,” ujarnya.
2. Cek Kerapian Celah dan Baut
Selanjutnya, cek celah antar panel seperti kap mesin, pintu, dan bagasi. Benturan keras sering membuat celah kanan-kiri tidak simetris.
Pembeli juga perlu mengecek baut pada kap mesin, fender, dan pintu. Bekas kunci, cat terkelupas, atau tanda bongkar menunjukkan panel pernah diperbaiki.
3. Telusuri Struktur Bodi dan Rangka
Sundoro menjelaskan, benturan ringan biasanya hanya merusak cup bodi. Namun jika benturan mencapai apron, bullhead, atau rangka utama, dampaknya menjadi lebih serius.
“Semakin keras benturan, semakin luas dampaknya, hingga sasis, rangka kaca, bahkan dudukan mesin,” jelasnya.
Periksa ruang mesin secara detail. Cermati bekas las, tarikan rangka, atau panel yang tidak simetris yang sering menandakan tabrakan depan.
4. Cek Bagasi dan Area Tersembunyi
Bagasi juga perlu diperiksa. Buka karpet bagasi dan cek ruang ban serep untuk memastikan tidak ada bekas las, lipatan pelat, atau tanda perbaikan struktur.
5. Amati Kondisi Cat dan Peralatan Diagnostik
Cek kondisi cat dengan teliti. Perbedaan tekstur atau garis dalam panel sering menunjukkan pengecatan ulang.
Sundoro mengingatkan, bengkel kini bisa memperbaiki mobil dengan sangat rapi sehingga pemeriksaan visual saja tidak cukup.
Ia menyarankan penggunaan coating thickness gauge untuk mengukur ketebalan cat dan mendeteksi panel yang sudah dicat ulang.
6. Periksa Sistem Elektronik dan Mesin
Pada mobil modern, pembeli juga perlu mengecek sensor, modul, ECU, dan riwayat airbag dengan scanner.
Terakhir, periksa sistem AC, aki, dan pengisian daya agar semua komponen bekerja optimal.
Pemeriksaan yang teliti membantu pembeli menghindari mobil bekas tabrakan berat sekaligus memastikan kendaraan tetap aman digunakan. (nr*)









