Anak 7 Tahun Terseret Arus Sungai Batanghari, Ditemukan Meninggal Dunia

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR dan warga melakukan evakuasi terhadap anak 7 tahun yang ditemukan meninggal di Sungai Batanghari, Rabu (17/6) pagi.

Tim SAR dan warga melakukan evakuasi terhadap anak 7 tahun yang ditemukan meninggal di Sungai Batanghari, Rabu (17/6) pagi.

Sengeti, jentik.id—Seorang anak laki-laki berinisial MFS (7) terseret arus Sungai Batanghari saat mencuci tangan di tepi sungai Desa Teluk Jambu, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (16/6/2026) sore.

Saat itu, MFS bermain dan mencuci tangan bersama temannya di pinggir sungai. Ia terpeleset lalu jatuh ke aliran sungai yang deras. Arus langsung menyeret tubuhnya hingga hilang dari pandangan.

Orang tua dan warga sekitar mencari korban dan segera melapor ke Tim SAR Jambi.

Komandan Tim Rescue Kantor SAR Jambi, Dede Alamsyah, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian itu dan langsung mengerahkan tujuh personel ke lokasi yang berjarak sekitar 31 kilometer dari kantor SAR.

Baca Juga :  Terungkap Kronologi Penemuan 995 Senjata Api di Sekolah Swasta Jakarta Selatan

Tim SAR Gabungan menyisir aliran sungai dan menyelam di titik korban diduga tenggelam. Polairud Polda Jambi, TNI AL, Koramil 415-13/Sebapo, Bhabinkamtibmas, warga, serta keluarga korban ikut membantu proses pencarian.

Namun hingga Selasa malam, tim belum menemukan korban.

Pencarian berlanjut pada Rabu (17/6/2026) pagi dengan bantuan penyelam tradisional dan warga sekitar. Sekitar pukul 06.20 WIB, tim menemukan MFS dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga :  Bank Jambi Diretas, Kerugian Nasabah Capai Rp143 Miliar dan Layanan Masih Manual

Petugas menemukan jasad korban sekitar 10 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam.

Dede Alamsyah menjelaskan penyelam tradisional bersama Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban di dasar sungai.

Setelah proses evakuasi, petugas membawa jenazah ke rumah duka dan menyerahkannya kepada keluarga. Isak tangis keluarga dan warga mengiringi pemulangan jenazah korban ke rumah panggung di tepi Sungai Batanghari sebelum dimakamkan. (nr*)

Berita Terkait

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti
Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A
Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya
Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, Warga Keluhkan Gejala ISPA
Semeru Erupsi dan Luncurkan Lava Pijar Saat Kawasan TNBTS Masih Terbakar
Paripurna Anggaran Berujung Adu Jotos, Ketua DPRD Ende Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:45 WIB

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 12:28 WIB

Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A

Senin, 7 September 2026 - 10:13 WIB

Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ

Senin, 7 September 2026 - 08:47 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB