Bank Jambi Diretas, Kerugian Nasabah Capai Rp143 Miliar dan Layanan Masih Manual

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Mahligai 9 Bank Jambi yang berada di Kota Jambi (ANTARA/HO-Bank Jambi)

Gedung Mahligai 9 Bank Jambi yang berada di Kota Jambi (ANTARA/HO-Bank Jambi)

Jambi, jentik.id– Polda Jambi mengungkap kerugian nasabah akibat peretasan sistem Bank Jambi yang terjadi pada Minggu (22/2/2026). Kerugian tersebut mencapai sekitar Rp143 miliar dari sekitar 6.000 rekening nasabah.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi Kombes Pol Taufik Nurmandia mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus peretasan tersebut.

“Jumlah kerugian sekitar Rp143 miliar,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Polda Jambi kini terus mendalami kronologi peretasan serta menelusuri pihak yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

Hingga kini Bank Jambi masih melayani transaksi secara manual di kantor cabang. Sejumlah nasabah datang langsung ke bank untuk melakukan transaksi setelah layanan digital mengalami gangguan.

Baca Juga :  Wako Alfin Terima Penghargaan Menteri Hukum pada Peresmian Posbankum Jambi

Di Kabupaten Merangin, antrean nasabah terlihat memadati Kantor Cabang Bank Jambi di Bangko. Banyak ASN Pemerintah Kabupaten Merangin datang untuk menarik gaji mereka.

Salah satu nasabah, Nofrizal, mengaku datang sejak subuh untuk mendapatkan nomor antrean.

“Saya antre dari subuh untuk menarik gaji sebagai ASN,” katanya.

Ia berharap pihak bank segera memperbaiki sistem digital serta meningkatkan kualitas pengelolaan layanan.

Baca Juga :  Sempat Terlantar dengan Luka Terbuka, Maya Kini Akhirnya Dirawat di Rumah Sakit

Antrean panjang juga terjadi di Kantor Cabang Bank Jambi Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari. Nasabah harus menunggu lama untuk melakukan transaksi.

Salah satu nasabah, Sufriadi, menilai antrean tersebut mengganggu aktivitas kerjanya.

“Kalau pekerjaan masih banyak, tentu ada yang tertunda karena harus antre lama,” ujarnya.

Pihak Bank Jambi berjanji akan memperbaiki sistem dan meningkatkan keamanan layanan agar operasional kembali normal serta memenuhi standar bank nasional. (nr*)

Berita Terkait

Api Melahap Pasar Teluk Nilau, Puluhan Kios di Tanjab Barat Rata Terbakar
Al Haris Ajak Warga Jambi Kuatkan Ekonomi Syariah, Dorong UMKM Naik Kelas
Wacana Pajak Selat Malaka Mengemuka, Jambi Bisa Panen Cuan Besar
Ekskavator Disita, 4 Penambang Ilegal Diciduk di Bungo, Publik Desak Usut Penadah
ATM dan Teller Bank Jambi Sudah Beroperasi, Berikut Jam Layanan Lengkapnya
Al Haris Lantik Komisaris Utama Baru, Bank Jambi Diminta Segera Bangkit
Hanya Gara-gara Salah Paham, Ayah di Alam Barajo Tewas Dikeroyok di Rumah Sendiri
Kebakaran Hebat di Tanjabtim! Dua Rumah dan Bedeng 8 Pintu Ludes, Satu Warga Tewas
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:00 WIB

Api Melahap Pasar Teluk Nilau, Puluhan Kios di Tanjab Barat Rata Terbakar

Kamis, 30 April 2026 - 17:00 WIB

Al Haris Ajak Warga Jambi Kuatkan Ekonomi Syariah, Dorong UMKM Naik Kelas

Kamis, 30 April 2026 - 16:00 WIB

Wacana Pajak Selat Malaka Mengemuka, Jambi Bisa Panen Cuan Besar

Kamis, 30 April 2026 - 15:12 WIB

Ekskavator Disita, 4 Penambang Ilegal Diciduk di Bungo, Publik Desak Usut Penadah

Rabu, 29 April 2026 - 16:00 WIB

ATM dan Teller Bank Jambi Sudah Beroperasi, Berikut Jam Layanan Lengkapnya

Berita Terbaru

Pantagon akan menarik pasukannya 5.000 personel secara betahab dari srkutunya Jerman (dok.google)

Keamanan

Pantagon Akan  Kurangi Pasukannya Di Jerman

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:54 WIB