Ferrari Resmi Meluncurkan Kendaraan Listrik Pertamanya Bernama Ferrari Luce

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Roma,jentik.id– Produsen mobil sport mewah asal Italia, Ferrari resmi meluncurkan kendaraan listrik pertamanya bernama Ferrari Luce dalam seremoni megah di Vela di Calatrava, Città dello Sport, Roma.

Peluncuran ini menjadi tonggak penting bagi Ferrari dalam memasuki era elektrifikasi di tengah persaingan industri otomotif global yang semakin agresif mengembangkan kendaraan ramah lingkungan.

Model bernama Luce, yang dalam bahasa Italia berarti “cahaya”, hadir dengan pendekatan desain berbeda dari karakter khas Ferrari selama ini.

Peluncuran tersebut juga menjadi perhatian besar karena dilakukan saat sejumlah produsen mobil mewah seperti Porsche dan Lamborghini justru mulai mengurangi ambisi pengembangan kendaraan listrik akibat lemahnya permintaan pasar global.

CEO Ferrari, Benedetto Vigna menyebut peluncuran Luce sebagai momen bersejarah bagi perusahaan berlambang Kuda Jingkrak tersebut.

“Ini adalah hari yang sangat penting bagi Ferrari. Kami membuka babak baru dalam sejarah perusahaan,” ujar Vigna dikutip dari CNBC International, Rabu (27/5).

Menurutnya, pengembangan mobil listrik tetap mengedepankan filosofi dan identitas Ferrari. Ia menegaskan teknologi baru harus tetap dihormati melalui desain yang berbeda namun tetap merepresentasikan DNA Ferrari.

Baca Juga :  India Meluncurkan Mobil Baru Sekelas Agya-Ayla Harganya Mulai Rp 87 Jutaan Belum Dipasarkan di Indonesia.

“Ketika Anda memiliki teknologi baru, Anda perlu memastikan teknologi itu terwakili dengan baik dalam desain,” katanya.

Ferrari Luce hadir dengan konfigurasi empat pintu dan mampu menampung lima penumpang. Mobil listrik ini diklaim mampu melesat dari 0 hingga 60 mph hanya dalam waktu sekitar 2,5 detik dengan kecepatan maksimum mencapai 192 mph.

Ferrari membanderol Luce sekitar 550 ribu euro atau setara Rp11,4 miliar.

Pengiriman perdana kepada pelanggan dijadwalkan dimulai pada kuartal IV tahun ini.
Seluruh komponen kendaraan listrik tersebut dikembangkan dan diproduksi langsung di Maranello, Italia. Sementara desain Luce dipercayakan kepada LoveFrom, agensi desain milik mantan kepala desain Apple, Jony Ive.

Namun peluncuran Ferrari Luce justru memicu tekanan di pasar saham. Saham Ferrari tercatat turun sekitar 8 persen di Bursa Milan pada perdagangan Selasa (26/5), sementara saham perusahaan yang tercatat di Amerika Serikat melemah 5,3 persen.

Dalam 12 bulan terakhir, saham Ferrari di Milan bahkan telah terkoreksi lebih dari 32 persen.
Analis menilai penurunan saham tersebut dipicu kekhawatiran investor terhadap strategi elektrifikasi Ferrari.

Banyak pihak meragukan kemampuan Ferrari mempertahankan citra eksklusif dan karakter agresif khas supercar bermesin pembakaran internal di era kendaraan listrik.

Baca Juga :  Chery Luncurkan Tiggo 8 Champion Family, Dibanderol Mulai Rp283 Juta Menulis

Kepala strategi ekuitas Morningstar, Michael Field mengatakan sebagian penggemar Ferrari kecewa karena perusahaan mulai meninggalkan identitas tradisionalnya.

“Banyak penggemar kecewa karena Ferrari merangkul konsep EV dan percaya hal itu akan mengurangi citra merek supercar yang selama ini identik dengan desain klasik dan kekuatan mesin pembakaran internal,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tingginya biaya penelitian dan pengembangan kendaraan listrik yang dinilai dapat menekan tingkat pengembalian investasi perusahaan.

Kritik terhadap Ferrari Luce juga datang dari Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Transportasi Italia, Matteo Salvini. Melalui akun media sosial X, Salvini menilai mobil tersebut tidak lagi mencerminkan karakter Ferrari.

“Mobil listrik yang sangat mahal dan secara estetika sama sekali tidak terlihat seperti Ferrari,” tulis Salvini.

Meski demikian, Ferrari tetap optimistis Luce akan membuka pasar baru, terutama di kalangan konsumen muda kaya serta pecinta teknologi di Amerika Serikat dan China.
“Yang terpenting adalah emosi yang diberikan kepada pengemudi,” kata Vigna.(asy*)

Berita Terkait

Regulator China Tarik 183.211 Mobil Listrik BYD Seri Qin dan Tang
Samsung Galaxy S26 FE Resmi Meluncur, Bawa One UI 9 dan Galaxy AI
BYD M9 Versi “Murah” Denza D9 Bakal Manjakan Konsumen Indonesia
iPhone Lipat Pertama Apple Segera Hadir, Intip Bocoran iPhone Ultra 2026
Jangan Ganti HP Dulu! 9 Cara Bikin Android Lemot Kembali Ngebut
Huawei Watch GT 7 Resmi Meluncur! Baterai Tahan 21 Hari dan Hadir dalam 8 Warna
Galaxy Z Fold 8 Tawarkan Rasio Layar Unik, Samsung Klaim Lebih Nyaman untuk Aktivitas Harian
ALVA Perkenalkan Teknologi AIPRO pada Motor Listrik N3 Next Gen di GIIAS 2026
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:07 WIB

Regulator China Tarik 183.211 Mobil Listrik BYD Seri Qin dan Tang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Samsung Galaxy S26 FE Resmi Meluncur, Bawa One UI 9 dan Galaxy AI

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:45 WIB

BYD M9 Versi “Murah” Denza D9 Bakal Manjakan Konsumen Indonesia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:53 WIB

iPhone Lipat Pertama Apple Segera Hadir, Intip Bocoran iPhone Ultra 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Jangan Ganti HP Dulu! 9 Cara Bikin Android Lemot Kembali Ngebut

Berita Terbaru