Polri Pastikan Tidak Ada Unsur Sabotase dalam Blackout Listrik Sumatera Kabel Tranmisi Putus

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bareskrim Polri memastikan tidak ditemukan unsur sabotase dalam peristiwa pemadaman listrik massal (blackout) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera yang terhubung dalam sistem interkoneksi kelistrikan. Wakil Kepala Bareskrim Polri, Irjen Pol Nunung Syaifuddin, menegaskan hingga saat ini hasil investigasi awal menunjukkan gangguan lebih mengarah pada faktor teknis dan cuaca ekstrem.

Bareskrim Polri memastikan tidak ditemukan unsur sabotase dalam peristiwa pemadaman listrik massal (blackout) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera yang terhubung dalam sistem interkoneksi kelistrikan. Wakil Kepala Bareskrim Polri, Irjen Pol Nunung Syaifuddin, menegaskan hingga saat ini hasil investigasi awal menunjukkan gangguan lebih mengarah pada faktor teknis dan cuaca ekstrem.

Jakarta, jentik.id — Bareskrim Polri memastikan tidak ditemukan unsur sabotase dalam peristiwa pemadaman listrik massal (blackout) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera yang terhubung dalam sistem interkoneksi kelistrikan.

Wakil Kepala Bareskrim Polri, Irjen Pol Nunung Syaifuddin, menegaskan hingga saat ini hasil investigasi awal menunjukkan gangguan lebih mengarah pada faktor teknis dan cuaca ekstrem.

“Sampai dengan saat ini, bisa kami pastikan tidak ditemukan adanya indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam peristiwa blackout tersebut,” ujar Nunung, Senin, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta.

Ia menjelaskan, investigasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri, Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri, Puslabfor Polri

Ditreskrimsus Polda Jambi, serta perwakilan PT PLN.
Tim melakukan pemeriksaan pada Minggu (24/5) di tower 175 dan tower 176 jaringan transmisi listrik di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi.

Baca Juga :  Ferrari Resmi Meluncurkan Kendaraan Listrik Pertamanya Bernama Ferrari Luce

Berdasarkan hasil identifikasi awal, pada Jumat (22/5) sekitar pukul 18.44 WIB terjadi gangguan pada jaringan transmisi SUTET 275 kV jalur Muara Bungo–Sungai Rumbai di wilayah Jambi.

Dalam investigasi tersebut, tim menemukan kabel transmisi dalam kondisi putus. Namun, kondisi fisik tower transmisi masih dinilai baik dan tidak ditemukan kerusakan signifikan.

“Berdasarkan keterangan awal di lapangan, kejadian putusnya kabel transmisi diduga terjadi secara tiba-tiba akibat pengaruh faktor cuaca dan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut secara teknis maupun ilmiah,” kata Nunung.

Keterangan warga di sekitar lokasi turut memperkuat dugaan tersebut. Warga mengaku mendengar suara ledakan sesaat sebelum terjadi pemadaman listrik di kawasan sekitar tower transmisi.

Selain itu, hasil koordinasi dengan PT PLN menunjukkan bahwa sebelum gangguan terjadi pada 22 Mei 2026 pukul 18.30 WIB, sistem kelistrikan Sumatera berada dalam kondisi normal dan terintegrasi.

Baca Juga :  Apple Siap Luncurkan iPhone Lipat September 2026, Samsung Bersiap Hadapi Persaingan Sengit

Pada saat itu juga terdapat aliran daya cukup besar menuju Sumatera Barat melalui koridor transmisi Jambi, tepatnya jalur Muara Bungo–Sungai Rumbai.

Gangguan pada jalur tersebut berpotensi menyebabkan hilangnya pasokan listrik dalam jumlah besar hingga memicu blackout pada sistem interkoneksi Sumatera.
Nunung menambahkan, bentuk kerusakan kabel yang ditemukan juga mengindikasikan tidak adanya unsur kesengajaan.

“Karena kerusakan atau putusnya kabel atau jaringan ini tidak rapi. Dia lebih bersifat atau berbentuk serabut. Jadi, kalau itu sabotase, pasti potongan-potongannya lebih rapi,” ujarnya.

Meski demikian, bagian kabel transmisi yang putus kini masih dalam penanganan Puslabfor Polri untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium guna memastikan penyebab pasti kerusakan secara ilmiah.

“Seluruh proses investigasi kami lakukan secara profesional, transparan, dan komprehensif untuk memastikan penyebab utama kejadian secara ilmiah dan akuntabel,” tutupnya.(asy*).

Berita Terkait

Samsung Galaxy S26 FE Resmi Meluncur, Bawa One UI 9 dan Galaxy AI
BYD M9 Versi “Murah” Denza D9 Bakal Manjakan Konsumen Indonesia
iPhone Lipat Pertama Apple Segera Hadir, Intip Bocoran iPhone Ultra 2026
Jangan Ganti HP Dulu! 9 Cara Bikin Android Lemot Kembali Ngebut
Huawei Watch GT 7 Resmi Meluncur! Baterai Tahan 21 Hari dan Hadir dalam 8 Warna
Galaxy Z Fold 8 Tawarkan Rasio Layar Unik, Samsung Klaim Lebih Nyaman untuk Aktivitas Harian
ALVA Perkenalkan Teknologi AIPRO pada Motor Listrik N3 Next Gen di GIIAS 2026
Casio A140WE vs END. x Timex 1981 Reissue, Mana Jam Tangan Retro yang Paling Layak Dibeli?
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Samsung Galaxy S26 FE Resmi Meluncur, Bawa One UI 9 dan Galaxy AI

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:45 WIB

BYD M9 Versi “Murah” Denza D9 Bakal Manjakan Konsumen Indonesia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:53 WIB

iPhone Lipat Pertama Apple Segera Hadir, Intip Bocoran iPhone Ultra 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Jangan Ganti HP Dulu! 9 Cara Bikin Android Lemot Kembali Ngebut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:24 WIB

Huawei Watch GT 7 Resmi Meluncur! Baterai Tahan 21 Hari dan Hadir dalam 8 Warna

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB