Jakarta, jentik.id-Samsung menghadirkan Galaxy Z Fold 8 sebagai smartphone lipat premium dengan desain lebih tipis dan ringan. Samsung juga mengubah rasio layar agar pengguna lebih nyaman saat membuka media sosial, membaca artikel, hingga menonton video.
Head of Mobile Experience (MX) Business Samsung Electronics Indonesia, Yadi Prayitno, menjelaskan Galaxy Z Fold 8 menggabungkan dua rasio layar untuk mendukung berbagai aktivitas pengguna.
“Hanya Samsung yang memadukan Cover Screen 10:16 dan Main Screen 4:3 untuk menghadirkan pengalaman media sosial, membaca, hingga menonton yang maksimal,” kata Yadi.
Galaxy Z Fold 8 berbobot 201 gram sehingga menjadi salah satu ponsel lipat paling ringan buatan Samsung. Bobot yang ringan membuat pengguna lebih nyaman saat membawa maupun mengoperasikan perangkat.
Rasio Layar Dirancang untuk Berbagai Aktivitas
Samsung memasang cover screen 5,5 inci dengan rasio 10:16. Pengguna dapat mengoperasikan layar depan menggunakan satu tangan. Rasio tersebut juga menampilkan aplikasi seperti Instagram, TikTok, dan X dengan tampilan yang lebih proporsional.
Saat pengguna membuka perangkat, Galaxy Z Fold 8 menghadirkan layar utama 7,6 inci dengan rasio 4:3. Layar yang lebih luas membantu pengguna membaca e-book, mengedit dokumen, dan menikmati video dengan lebih nyaman.
Samsung melengkapi layar dengan panel Dynamic AMOLED, refresh rate adaptif, tingkat kecerahan hingga 3.000 nits, Vision Booster, dan lapisan low-reflection. Kombinasi fitur tersebut menjaga tampilan layar tetap jelas meski digunakan di bawah sinar matahari.
Performa Flagship dan Kamera Lebih Mumpuni
Samsung membekali Galaxy Z Fold 8 dengan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Perusahaan juga memasangkan baterai silicon-carbon berkapasitas 4.800 mAh. Samsung mengklaim kombinasi ini menghasilkan performa tinggi sekaligus penggunaan daya yang lebih efisien.
Samsung memperkuat struktur layar lipat dengan teknologi Flex Titanium. Teknologi tersebut mengurangi bekas lipatan dan membuat proses membuka maupun menutup perangkat terasa lebih ringan.
Galaxy Z Fold 8 membawa kamera utama 50 MP dan kamera ultra-wide 50 MP. Samsung meningkatkan resolusi kamera ultra-wide dari 12 MP pada generasi sebelumnya menjadi 50 MP.
Samsung turut menghadirkan fitur My FanCam. Fitur ini melacak subjek secara otomatis dan menjaga fokus selama proses perekaman. Pengguna dapat merekam konser atau objek bergerak dengan lebih mudah.
Perangkat ini mendukung perekaman video hingga 8K 30 fps dan 4K 60 fps. Samsung juga menambahkan fitur Horizontal Lock agar video tetap stabil saat direkam.
Fitur AI untuk Kreator Konten
Samsung menyertakan dukungan LOG Video, empat pilihan Cinematic LUT, dan teknologi APV HDR. Ketiga fitur tersebut membantu kreator menghasilkan video dengan rentang dinamis lebih luas serta mempermudah proses color grading.
Melalui desain yang lebih ringan, rasio layar yang berbeda, peningkatan kamera, dan fitur AI, Samsung menempatkan Galaxy Z Fold 8 sebagai smartphone lipat yang mengutamakan kenyamanan penggunaan sehari-hari sekaligus memenuhi kebutuhan pengguna premium. (nr*)









