JAKARTA, jentik.id – ALVA memperkenalkan teknologi ALVA Intelligent Personalized Riding Optimizer (AIPRO) pada motor listrik N3 Next Gen di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Teknologi ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih cerdas, aman, dan sesuai dengan kebutuhan setiap pengguna.
ALVA mengembangkan AIPRO berdasarkan hasil riset tim Research and Development (R&D). Perusahaan menemukan bahwa setiap pengendara memiliki gaya berkendara dan kebutuhan mobilitas yang berbeda. Karena itu, ALVA menghadirkan sistem yang mampu menyesuaikan pengaturan motor sesuai preferensi penggunanya.
Seluruh fitur AIPRO terhubung langsung dengan aplikasi MyALVA App di smartphone. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mengatur berbagai fungsi motor tanpa perlu melakukan penyesuaian secara manual.
Hadirkan Fitur Keselamatan Modern
ALVA membekali N3 Next Gen dengan fitur Hill Start Assist (HSA) dan Hill Descent Assist (HDA). HSA membantu menahan posisi motor saat berhenti di tanjakan sehingga kendaraan tidak bergerak mundur. Sementara itu, HDA membantu menjaga kestabilan motor saat melintasi jalan menurun.
Motor listrik ini juga mengusung sistem Regenerative Braking yang mengubah energi saat pengereman menjadi tambahan daya untuk mengisi baterai. Pengguna dapat mengatur tingkat pengereman regeneratif melalui aplikasi sesuai kondisi jalan dan gaya berkendara.
Pengaturan Berkendara Lebih Fleksibel
ALVA juga menghadirkan fitur Ride Mode Limiter dan Bike Sharing melalui aplikasi MyALVA App. Pemilik motor dapat membatasi mode berkendara yang dapat digunakan saat meminjamkan kendaraan kepada anggota keluarga atau teman.
N3 Next Gen menyediakan tiga pilihan mode berkendara, yaitu Eco, Urban, dan Sport. Dengan Ride Mode Limiter, pemilik dapat mengunci mode tertentu agar penggunaan motor tetap aman dan lebih efisien.
Perluas Jaringan Pengisian Daya
Selain menghadirkan teknologi baru, ALVA terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui jaringan Boost Charge Station. Sepanjang 2026, tingkat penggunaan fasilitas pengisian daya cepat ini meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan awal tahun.
ALVA juga memperluas jumlah konektor pengisian daya dari sekitar 150 unit pada akhir 2025 menjadi lebih dari 400 unit pada pertengahan 2026.
CEO ALVA, Purbaja Pantja, menyatakan peningkatan penggunaan fasilitas pengisian daya menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap motor listrik sebagai kendaraan harian. Melalui teknologi AIPRO dan perluasan infrastruktur, ALVA optimistis dapat mempercepat perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. (nr*)









