SUNGAI PENUH, jentik.id – Wali Kota Sungai Penuh Alfin menghadiri rapat koordinasi persiapan Penilaian Lomba Terbaik 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Jambi 2026 di Aula Rumah Dinas Wali Kota Sungai Penuh, Kamis (4/6/2026) malam.
Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin memimpin rapat yang dihadiri Sekretaris Daerah Alpian, para asisten, kepala OPD, camat, kepala puskesmas, Forum Kepala Desa, dan ketua TP PKK desa.
Sri Kartini meminta seluruh OPD, TP PKK kecamatan dan desa, serta pihak terkait mendukung penuh pelaksanaan lomba. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar setiap kategori siap menghadapi penilaian.
“Keberhasilan lomba ini membutuhkan kerja sama semua pihak. Karena itu, seluruh unsur harus bergerak bersama,” ujarnya.
Panitia juga memaparkan mekanisme penilaian dan desa yang akan mewakili Kota Sungai Penuh pada setiap kategori lomba.
Pada Pokja I, Desa Pondok Agung, Kecamatan Pondok Tinggi, mengikuti Lomba Sekretariat Aplikasi Si Gadis Jambi. Desa Koto Keras, Kecamatan Pesisir Bukit, mengikuti Lomba Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI).
Pada Pokja II, Desa Permanti, Kecamatan Pondok Tinggi, mengikuti Lomba Rumah Dilan.
Pada Pokja III, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Tanah Kampung, mengikuti Lomba Pemanfaatan Halaman dan Pekarangan melalui Program Aku Hatinya PKK.
Pada Pokja IV, Desa Talang Lindung, Kecamatan Sungai Bungkal, mengikuti Lomba Screening Tuberkulosis (TB).
Wali Kota Alfin meminta seluruh OPD terkait memperkuat dukungan dalam persiapan, pembinaan, dan pelaksanaan lomba. Ia juga mengapresiasi kerja keras OPD, camat, TP PKK, pemerintah desa, dan perguruan tinggi yang terlibat.
Menurut Alfin, keberhasilan dalam lomba ini tidak hanya menjadi prestasi TP PKK. Keberhasilan tersebut juga mencerminkan hasil pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kota Sungai Penuh.
“Kami berharap seluruh persiapan berjalan lancar sehingga Kota Sungai Penuh mampu meraih hasil terbaik pada tingkat provinsi,” tegasnya.
Rapat berlangsung penuh semangat. Seluruh peserta berkomitmen mematangkan persiapan sebelum tim penilai provinsi melakukan kunjungan lapangan. (nr*)









