Duka di Arafah! Jemaah Haji Asal Kerinci Wafat, PPIH Siapkan Badal Haji

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemaah Haji Asal Kerinci Jambi Wafat di Tenda Arafah. ist

Jemaah Haji Asal Kerinci Jambi Wafat di Tenda Arafah. ist

Arab saudi, jentik.id – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Jemaah haji asal Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Khairusni Bilal Usman (67), meninggal dunia di tenda pemondokan Arafah, Arab Saudi, Kamis (28/5/2026).

Khairusni tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH-19 Embarkasi Batam. Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga dan rombongan jemaah haji asal Jambi.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Khairusni.

“Semoga almarhum husnul khatimah, Allah mengampuni segala dosanya dan menerima amal ibadahnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan. Insyaallah, PPIH akan membadalkan haji almarhum,” ujar Wahyudi.

Jemaah Mendadak Lemas di Tenda Arafah

Petugas menerima laporan kejadian itu pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 21.30 Waktu Arab Saudi (WAS). Saat berada di tenda maktab bersama istrinya, Khairusni tiba-tiba mengeluh lemas dan sesak napas sebelum akhirnya tidak sadarkan diri.

Baca Juga :  21 Jemaah Umrah Jambi Telantar di Tanah Suci, Terpaksa Rogoh Kocek Sendiri

Petugas kesehatan kloter langsung menuju lokasi setelah mendengar laporan dari jemaah lain. Saat pemeriksaan awal, tim medis tidak menemukan denyut nadi korban.

Tim medis segera melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) sebanyak tiga siklus. Tim Kesehatan Sektor dan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) kemudian datang untuk memperkuat penanganan.

Petugas juga memakai alat Automated External Defibrillator (AED) untuk membantu penyelamatan. Namun, kondisi Khairusni tidak menunjukkan respons dan tim medis menyatakan ia meninggal dunia di lokasi.

Riwayat Penyakit dan Penanganan Medis

Tim Medis Kedutaan Besar Republik Indonesia mencatat serangan jantung akut atau Acute Myocardial Infarction sebagai penyebab utama kematian Khairusni dalam dokumen Certificate of Death.

Baca Juga :  Reuni Akbar SMAN 1 Sungai Penuh Satukan Alumni, Azhar Ajak Bangun Daerah

Selain itu, penyakit jantung iskemik menjadi faktor pemicu, sementara hipertensi menjadi penyakit penyerta.

Sebelum berangkat ke puncak haji, petugas kesehatan memasukkan Khairusni dalam kategori Risiko Tinggi (Risti) ringan. Ia juga rutin mengonsumsi obat hipertensi jenis Amlodipin 5 mg.

Selama berada di Arab Saudi, Khairusni dua kali menjalani pemeriksaan kesehatan. Pada 16 Mei 2026, ia mengeluh gangguan pencernaan. Kemudian pada 22 Mei 2026, ia memeriksakan nyeri punggung bawah.

Sebagai bentuk pelayanan kepada jemaah, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memastikan petugas resmi akan melaksanakan badal haji untuk almarhum karena belum menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji. (nr*)

Berita Terkait

Sekolah Hancur akibat Konflik, 700.000 Anak di Gaza Terancam Kehilangan Masa Depan
Serangan Udara di Tambang Emas Sudan Tewaskan Lebih dari 200 Orang, Pemerintah Buka Penyelidikan
MUI Desak Konser Dibatalkan, Andrea Bocelli Akhirnya Angkat Bicara
Bukan Cuma Rudal Balistik! Intip Deretan Senjata Canggih Milik Houthi Yaman
Dua Penembakan Guncang Afrika Selatan, 27 Orang Tewas
AI Keliru Beri Intelijen, AS Nyaris Intersepsi Kapal China
Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia
Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Sekolah Hancur akibat Konflik, 700.000 Anak di Gaza Terancam Kehilangan Masa Depan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Serangan Udara di Tambang Emas Sudan Tewaskan Lebih dari 200 Orang, Pemerintah Buka Penyelidikan

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:57 WIB

MUI Desak Konser Dibatalkan, Andrea Bocelli Akhirnya Angkat Bicara

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Bukan Cuma Rudal Balistik! Intip Deretan Senjata Canggih Milik Houthi Yaman

Minggu, 27 September 2026 - 21:41 WIB

Dua Penembakan Guncang Afrika Selatan, 27 Orang Tewas

Berita Terbaru