Diserang Rudal di Laut Arab! 3 ABK WNI Selamat dan Dievakuasi ke Karachi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KJRI Karachi telah menemui 3 orang Anak Buah Kapal (ABK) berkewarganegaraan Indonesia yang selamat dari serangan rudal yang menimpa sebuah kapal dagang MV Gold Autumn pada Selasa (7/4/2026). Foto: DOK. KJRI Karachi

KJRI Karachi telah menemui 3 orang Anak Buah Kapal (ABK) berkewarganegaraan Indonesia yang selamat dari serangan rudal yang menimpa sebuah kapal dagang MV Gold Autumn pada Selasa (7/4/2026). Foto: DOK. KJRI Karachi

KARACHI, jentik.id – Tiga rudal menghantam kapal dagang MV Gold Autumn di Laut Arab pada 7 April 2026. Tiga Anak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia selamat dan kini berada di Karachi, Pakistan.

Kapal berbendera Panama yang dioperasikan perusahaan China itu berlayar dari Shanghai menuju Oman. Saat berada sekitar 200 mil laut dari pantai Pakistan, rudal menghantam kapal dan memicu kebakaran besar.

Serangan itu merusak sistem kapal hingga lumpuh. Kapal lalu terombang-ambing sebelum kru mengirim sinyal darurat.

Angkatan Laut Pakistan merespons sinyal darurat dan langsung menjalankan operasi penyelamatan pada 8 April 2026.

Baca Juga :  Duka di Arafah! Jemaah Haji Asal Kerinci Wafat, PPIH Siapkan Badal Haji

Petugas mengevakuasi kru dan membawa mereka ke Pelabuhan Karachi pada 9 April 2026. Setelah tiba, kru menjalani pemeriksaan kesehatan lalu beristirahat di hotel dekat bandara.

Dari 22 awak kapal, petugas mengevakuasi 18 orang. Empat kru, termasuk kapten, memilih tetap berada di kapal.

KJRI Karachi menjemput tiga WNI setelah menerima informasi dari media sosial. Tim konsuler langsung mendatangi hotel tempat para ABK menginap.

Saat bertemu, para ABK tampak lelah dan kehilangan seluruh barang akibat kebakaran.

Baca Juga :  Konflik Bersenjata Pecah di Somalia, Presiden Tolak Lengser dan Picu Krisis Politik

Mereka hanya membawa pakaian yang dikenakan dan ponsel saat menyelamatkan diri.

KJRI Karachi mengurus dokumen perjalanan darurat bagi ketiga WNI. Pihaknya juga berkoordinasi dengan perusahaan kapal untuk memastikan hak pekerja terpenuhi, termasuk tiket kepulangan.

KJRI Karachi, KBRI Islamabad, dan otoritas Pakistan terus berkoordinasi agar proses pemulangan berjalan lancar.

Para ABK menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah Indonesia.

Insiden ini menunjukkan tingginya risiko pelayaran internasional dan pentingnya respons cepat dalam situasi darurat. (nr*)

Berita Terkait

China Peringatkan AS dan Iran, Keamanan Selat Hormuz Tak Boleh Terganggu
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus USD 79 per Barel
Kelab Malam di Bangkok Dilalap Api, 27 Tewas dan 22 Korban Berjuang di Ruang Intensif
Perang AS-Iran Memanas Lagi! Iran Tutup Selat Hormuz dan Gempur Basis Militer AS
Kamboja Gerebek Scam Center, 1.100 WNI Ditahan dan 12 Ribu Lebih Ajukan Pemulangan
Kabar Baik! Pemerintah Singapura Cairkan BLT hingga Rp11,8 Juta per Orang
Kapal Tanker LNG Terbakar di Selat Hormuz, Rudal Picu Ketegangan Baru di Timur Tengah
Atlet Kickboxing Asal Jambi Bharada Billy Van Aziz Boston Raih Medali Perak di ISKA Indonesia Open Tournament 2026
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:29 WIB

China Peringatkan AS dan Iran, Keamanan Selat Hormuz Tak Boleh Terganggu

Senin, 13 Juli 2026 - 16:56 WIB

Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus USD 79 per Barel

Senin, 13 Juli 2026 - 12:07 WIB

Kelab Malam di Bangkok Dilalap Api, 27 Tewas dan 22 Korban Berjuang di Ruang Intensif

Senin, 13 Juli 2026 - 08:55 WIB

Perang AS-Iran Memanas Lagi! Iran Tutup Selat Hormuz dan Gempur Basis Militer AS

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:56 WIB

Kamboja Gerebek Scam Center, 1.100 WNI Ditahan dan 12 Ribu Lebih Ajukan Pemulangan

Berita Terbaru