Longsor dan Pohon Tumbang Blokir Jalur Sungai Penuh–Tapan, Akses Truk Lumpuh

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi longsor jalur Sungai Penuh–Tapan

Kondisi longsor jalur Sungai Penuh–Tapan

KERINCI, jentik.id – Longsor dan pohon tumbang menutup ruas jalan Sungai Penuh–Tapan KM 35 kawasan Puncak. Akibatnya, akses jalan belum pulih sepenuhnya, terutama untuk kendaraan angkutan berat.

Polres Kerinci mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melintasi jalur tersebut. Saat ini, petugas masih membersihkan material longsor yang menutup badan jalan.

Kasi Humas Polres Kerinci IPTU D.S. Sitinjak menegaskan bahwa akses kendaraan masih terbatas.

“Untuk sementara, hanya kendaraan roda dua dan mobil minibus yang bisa melintas. Kendaraan truk belum bisa melewati jalur ini,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat menunda perjalanan jika tidak mendesak karena curah hujan tinggi masih berpotensi memicu longsor susulan.

Baca Juga :  Detik-Detik Mencekam! Mobil Tertimbun Longsor di Kerinci Saat Sopir Tertidur

Polres Kerinci mengingatkan pengendara agar memastikan kondisi kendaraan tetap prima, mengurangi kecepatan di titik rawan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengendara juga diminta tidak memaksakan diri saat kondisi jalan berisiko.

Warga melaporkan kejadian ini sekitar pukul 18.00 WIB. Menanggapi laporan tersebut, personel Polsek Sungai Penuh langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

Petugas menemukan empat titik longsor. Dua titik masih memungkinkan kendaraan ringan melintas, sementara dua titik lainnya tertutup material dan pohon tumbang yang menghambat akses.

Baca Juga :  Muara Madras Lumpuh! Banjir Bandang Rendam Rumah hingga Putuskan Jembatan

Kapolsek Sungai Penuh AKP Eko Munkoid memimpin langsung penanganan bersama personel dan tim gabungan. Sekitar pukul 23.00 WIB, petugas mulai membersihkan material menggunakan alat berat dari Balai Jalan PUPR Provinsi Jambi.

Kerusakan selang alat berat pada pukul 23.30 WIB sempat menghambat proses pembersihan, sehingga penanganan belum berjalan maksimal.

Saat ini, sekitar tujuh truk masih tertahan dan menunggu jalur kembali normal. Meski begitu, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Polisi terus berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk mempercepat penanganan dan membuka akses jalan sepenuhnya. (nr*)

Berita Terkait

Paripurna Anggaran Berujung Adu Jotos, Ketua DPRD Ende Dilaporkan ke Polisi
Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru
11 Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa Tahap II 2026
RSUD Mayjen H.A. Thalib Hadirkan Layanan CT-Scan untuk Masyarakat
Bahas Masa Depan ASN, Wawako Azhar Hamzah Ikuti Rakor Se-Provinsi Jambi
Polres Merangin Tindak PETI di DAS Merangin, Polisi Sita Dua Ekskavator
Jelang Rampung, Wali Kota Alfin Cek Pembangunan Pasar Sungai Penuh yang Ditargetkan Selesai Oktober
Kapolres Kerinci Diganti, AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Dipercaya Pimpin Polres Kerinci
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:57 WIB

Paripurna Anggaran Berujung Adu Jotos, Ketua DPRD Ende Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 4 September 2026 - 20:22 WIB

Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru

Jumat, 4 September 2026 - 17:23 WIB

11 Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa Tahap II 2026

Jumat, 4 September 2026 - 13:18 WIB

Bahas Masa Depan ASN, Wawako Azhar Hamzah Ikuti Rakor Se-Provinsi Jambi

Rabu, 2 September 2026 - 21:52 WIB

Polres Merangin Tindak PETI di DAS Merangin, Polisi Sita Dua Ekskavator

Berita Terbaru

Ilustrasi – Belasan Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa. (Foto: AI)

Daerah

11 Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa Tahap II 2026

Jumat, 4 Sep 2026 - 17:23 WIB