PLTA Merangin Berkilah, Aslori: Menyusut Air Danau Kerinci Bukan Karena Uji Coba Turbin, Tapi Ini Penyebabnya

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insan Pers, LSM foto bersama Aslori Humas PLTA Kerinci Merangin Hidro

Insan Pers, LSM foto bersama Aslori Humas PLTA Kerinci Merangin Hidro

Sungai Penuh, jentik.id—PLTA Kerinci Merangin Hidro membantah menyusutnya air Danau Kerinci bukan disebabkan uji coba turbin pembangkit listrik melainkan disebabkan curah hujan rendah serta terjadi pendangkalan Danau Kerinci.

Pernyataan itu disampai Aslori selaku humas PLTA Kerinci Merangin Hidro dihadapan wartawan dan LSM disalah satu hotel di Sungai Penuh dalam kegiatan Coffe Morning, Kamis (5/2).

Ia menjelaskan menyusutnya air danau Kerinci disebabkan oleh curah hujan yang rendah. Diakuinya, setelah mendapat informasi dari BPBN bahwa telah terjadi modifikasi cuaca bukan menurunkan hujan melainkan menghentikan hujan.

Hal itu dilakukan untuk menekan agar curah hujan tidak tinggi karena belakangan banyak terjadi banjir dan longsor di berbagai tempat di Sumatera.

“Saya dapat informasi bahwa BNPB telah melakukan rekayasa cuaca untuk menekan curah hujan agar tidak terjadi lagi banjir dan longsor di Sumatera,” ungkap Aslori.

Baca Juga :  Marak Curanmor, Warga Kerinci dan Sungai Penuh Desak Patroli Intensif

Selain itu ia menyebutkan, faktor lain yang menyebabkan air Danau Kerinci menyusut adalah terjadi pendangkalan permukaan danau.

Namun, kalangan wartawan dan LSM tidak sepenuhnya mengamini apa yang disampaikan Aslori. Seperti yang disampaikan Harmo Karimi Ketua Aliansi Wartawan Sungai Penuh-Kerinci.

Harmo menyebutkan, berkurangnya air Danau Kerinci disebabkan pengerokan pinggir danau dan pintu air terlalu dalam artinya telah terjadi salah teknis dalam pengerjaan.

“Pengerokan terlalu dalam di pinggir danau dan pintu air. Tidak ada hubungannya dengan rendahnya curah hujan. Sudah puluhan tahun kami belum pernah menyaksikan air danau menyusut separah ini,” sebut Harmo.

Baca Juga :  Perahu Wisata Tenggelam di Danau Kerinci, Warga Cepat Selamatkan Korban

Ketua LSM Gerham Husnul menyebutkan, selama usianya yang sekarang sudah 58 tahun dan tinggal di pinggir danau belum pernah menyaksikan air danau menyusut separah ini.

“Saya lahir dan besar di pinggir danau belum pernah terjadi air danau menyusut drastis seperti sekarang ini,” akuinya.

Masyarakat tidak mendapat jawaban pasti dari PLTA penyebab air Danau Kerinci menyusut parah setelah dilakukan uji coba satu turbin.

“Kami mau jawaban pasti dari PLTA apa sebenarnya penyebab air danau menyusut separah ini.  Artinya jawaban PLTA masih ngambang tidak pasti bahkan cendrung menyalahkan cuaca atau curah hujan rendah dan terjadi pendangkalan permukaan danau,” ujar Syafrizal LSM Kerinci. (wan)

Berita Terkait

348 PNS Kerinci Terima SK, Bupati Monadi Minta ASN Fokus Pelayanan Publik
Detik-Detik Mencekam! Mobil Tertimbun Longsor di Kerinci Saat Sopir Tertidur
Wako Alfin Hadir di Kenduri Sko, Pesan Kuat tentang Persatuan dan Adat
Banjir Kiriman Genangi Ratusan Rumah Warga di Depati Tujuh Kerinci
Kerinci Menuju Desa Digital! Pelayanan Masyarakat Kini Lebih Cepat dan Modern
Banjir di Desa Tangkil, Alarm Serius dari Lereng Gunung Kerinci
Anggaran Pariwisata Kerinci 2026 Rp 2,2 Miliar Disorot
Longsor Parah di Kerinci, Jalan Tirai Embun–Danau Tinggi Lumpuh Total
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:00 WIB

348 PNS Kerinci Terima SK, Bupati Monadi Minta ASN Fokus Pelayanan Publik

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:00 WIB

Detik-Detik Mencekam! Mobil Tertimbun Longsor di Kerinci Saat Sopir Tertidur

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:00 WIB

Wako Alfin Hadir di Kenduri Sko, Pesan Kuat tentang Persatuan dan Adat

Minggu, 26 April 2026 - 11:50 WIB

Banjir Kiriman Genangi Ratusan Rumah Warga di Depati Tujuh Kerinci

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Kerinci Menuju Desa Digital! Pelayanan Masyarakat Kini Lebih Cepat dan Modern

Berita Terbaru