Marak Curanmor, Warga Kerinci dan Sungai Penuh Desak Patroli Intensif

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua sepeda motor milik jamaah di laporkan hilang ketika pemiliknya sedang menunaikan salat tarawih di masjid setempat.

Dua sepeda motor milik jamaah di laporkan hilang ketika pemiliknya sedang menunaikan salat tarawih di masjid setempat.

Kerinci, jentik.id– Aksi pencurian kendaraan bermotor terus meresahkan warga Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh dalam beberapa bulan terakhir. Warga ramai-ramai melaporkan kehilangan sepeda motor di media sosial, terutama yang terjadi di lingkungan permukiman dan sekitar masjid.

Peristiwa terbaru terjadi di Desa Koto Baru, Sanggaran Agung, Kecamatan Danau Kerinci. Pelaku menggondol dua sepeda motor milik jamaah saat pemiliknya melaksanakan salat tarawih. Pelaku diduga bergerak cepat ketika jamaah fokus beribadah.

Kasus serupa juga muncul saat waktu Subuh, Magrib, dan Isya. Pelaku mengincar motor yang terparkir tanpa kunci tambahan atau pengaman ganda. Mereka memanfaatkan momen ibadah yang singkat dan minim pengawasan untuk melancarkan aksinya.

Baca Juga :  Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup Kerinci 2026 Digelar Juni  Matangkan Persiapan.

Andi (35), warga Kerinci, meminta aparat kepolisian meningkatkan patroli rutin, khususnya pada jam salat yang rawan. Ia menilai kehadiran polisi dapat menekan peluang pelaku beraksi.

“Kami ingin polisi rutin patroli saat waktu salat supaya jamaah merasa aman,” ujarnya.

Andi juga meminta aparat segera mengungkap kasus dan menangkap pelaku agar memberi efek jera.

Rina (29), warga Sungai Penuh, mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan lingkungan. Ia mendorong pengurus masjid dan warga memasang CCTV serta mengaktifkan penjagaan bergilir.

Baca Juga :  Gerak Cepat, Kebakaran Rumah di Bukit Surungan Berhasil Ditangani

“Keamanan bukan hanya tugas polisi. Warga juga harus saling menjaga,” katanya.

Ia menilai pengawasan kolektif akan mempersempit ruang gerak pelaku.

Fenomena ini menunjukkan pelaku sengaja menargetkan lokasi ibadah saat jamaah berkumpul dan lengah. Di beberapa daerah, warga berhasil menekan angka curanmor dengan ronda malam dan kamera pengawas terintegrasi.

Warga Kerinci dan Sungai Penuh kini menunggu langkah cepat aparat. Mereka berharap patroli intensif dan respons cepat atas laporan kehilangan dapat mengembalikan rasa aman di lingkungan dan rumah ibadah. (nr*)

Berita Terkait

Bupati Monadi Tinjau Pembangunan Jalan Renah Pemetik, Pastikan Proyek Sesuai Target
Si Jago Merah Lahap Permukiman Warga di Sebukar Kerinci, Lima Armada Damkar Dikerahkan
Nahas di Tikungan Telago Kerinci, Pedagang Telur Terjatuh hingga Ratusan Butir Pecah
Presiden RI Kirim Sapi Kurban ke Gunung Raya, Warga Sambut Penuh Sukacita
Ratusan Warga Desa Semerah Desak Bupati Monadi Copot Oknum Kades, Ancam Laporkan Dugaan Penyalahgunaan ADD ke Kejari
Ini 10 Desa Terbaik Kerinci yang Sukses Jalankan Digitalisasi Desa 2025
Tumpukan Sampah Jadi Polemik, Warga Pertanyakan Lokasi Pembuangan Akhir di Kerinci
Pemkab Kerinci Libatkan Wartawan di Lapangan, Informasi Kegiatan Kini Lebih Terbuka
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:50 WIB

Bupati Monadi Tinjau Pembangunan Jalan Renah Pemetik, Pastikan Proyek Sesuai Target

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:13 WIB

Si Jago Merah Lahap Permukiman Warga di Sebukar Kerinci, Lima Armada Damkar Dikerahkan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:02 WIB

Nahas di Tikungan Telago Kerinci, Pedagang Telur Terjatuh hingga Ratusan Butir Pecah

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:30 WIB

Presiden RI Kirim Sapi Kurban ke Gunung Raya, Warga Sambut Penuh Sukacita

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:55 WIB

Ratusan Warga Desa Semerah Desak Bupati Monadi Copot Oknum Kades, Ancam Laporkan Dugaan Penyalahgunaan ADD ke Kejari

Berita Terbaru